Infinity Hub Jadi Strategi OJK Tingkatkan Pemahaman Keuangan Digital di Sultra

oleh -80 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengembangkan Infinity Hub sebagai pusat inovasi dan kolaborasi keuangan digital untuk meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem jasa keuangan di daerah.

Program ini menjadi salah satu langkah OJK dalam merespons pesatnya perkembangan teknologi di sektor keuangan, terutama untuk mendorong masyarakat memahami pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak dan mengenali risiko yang menyertainya.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan Infinity Hub dirancang sebagai wadah kolaborasi yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, pelaku bisnis, akademisi, media hingga masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang digelar di pelataran Eks MTQ Kendari pada 24–25 Oktober 2026.

Menurut Bismi, Infinity Hub mengusung pendekatan pentahelix, yakni kolaborasi lintas unsur untuk mendorong inovasi sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap perkembangan layanan keuangan digital.

“Ini merupakan konsep yang menggabungkan pemerintah daerah, pemerintah pusat, bisnis, akademisi, media, dan publik. Tujuannya untuk mendorong literasi masyarakat agar lebih memahami inovasi keuangan digital,” ujarnya.

Melalui konsep tersebut, OJK berharap pengembangan Infinity Hub tidak hanya memperkenalkan berbagai inovasi di sektor keuangan, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih cermat dalam memilih dan menggunakan produk serta layanan keuangan digital.

Penguatan literasi menjadi penting seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam aktivitas keuangan masyarakat. Pemahaman yang memadai diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali manfaat layanan digital sekaligus mengantisipasi risiko yang mungkin timbul.

Sebelumnya, Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso, juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses layanan keuangan dan memperkuat ekosistem jasa keuangan di Sulawesi Tenggara.

Menurut Adi, pengembangan Infinity Hub di daerah tidak hanya diarahkan untuk mendorong inovasi keuangan digital, tetapi juga menjadi ruang sinergi untuk memperkuat edukasi keuangan dan perlindungan konsumen.

BACA JUGA :  Presiden Jokowi Sebut IKN Wujud Perubahan Peradaban Indonesia

Dengan pengembangan Infinity Hub, OJK berharap masyarakat Sulawesi Tenggara semakin memahami perkembangan keuangan digital, mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, serta memanfaatkan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.