PLN Apresiasi Dukungan Masyarakat Buol untuk Proyek SUTT Leok–Tolinggula, Pastikan Proses Pengadaan Tanah Transparan

oleh -255 Dilihat

Buol, Berikabar.co – Masyarakat Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, secara tegas menyatakan dukungan penuh mereka terhadap pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Leok–Tolinggula yang digagas oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi. Dukungan warga ini merupakan faktor kunci dalam memperlancar realisasi proyek strategis yang bertujuan menghubungkan sistem kelistrikan Sulawesi Tengah dengan Gorontalo.

Camat Paleleh, Lukman, S.Pt, menyampaikan apresiasinya atas upaya PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan di daerahnya. “Kami sangat mendukung pembangunan ini agar kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Pembangunan SUTT juga penting untuk memperkuat jaringan listrik sehingga pasokan lebih stabil dan tidak mudah terganggu,” ujarnya.

Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara, M. Arfah Aboe Kasim, menjelaskan bahwa jalur transmisi tersebut akan melintasi sembilan kecamatan, yakni Biau, Momunu, Bokat, Bukal, Bunobogu, Gadung, Paleleh Barat, Paleleh, dan Tolinggula. “Infrastruktur ini diharapkan mampu memperkuat sistem kelistrikan, khususnya di daerah terpencil, sehingga masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih andal,” tuturnya.

PLN telah menyelenggarakan sosialisasi pembangunan di dua lokasi di Kecamatan Paleleh untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak terjangkau informasinya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 25 Agustus 2025 di Desa Dopalak untuk delapan desa, dan dilanjutkan pada 26 Agustus 2025 di Desa Molangato untuk dua desa lainnya. Dalam proses pengadaan tanah, PLN memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, melibatkan konsultan, pemerintah desa dan kecamatan, Kejaksaan, Kepolisian, TNI, serta masyarakat terdampak. “Dengan demikian, seluruh tahapan berlangsung transparan, adil, dan terbuka sehingga memberikan kepastian serta rasa aman bagi masyarakat,” tambah Arfah.

General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa pembangunan SUTT 150 kV Leok–Tolinggula merupakan langkah esensial untuk mewujudkan interkoneksi sistem kelistrikan di Sulawesi, khususnya antara Sulawesi Tengah dan Gorontalo. “Interkoneksi ini akan membuat pasokan listrik lebih andal karena sistem antarwilayah saling terhubung. Dengan begitu, cadangan daya bisa saling menopang, gangguan dapat diminimalisir, dan kebutuhan listrik masyarakat serta pelaku usaha di kedua provinsi dapat terpenuhi secara berkesinambungan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Dihantam Pandemi, KSP Sahabat Mitra Sejati Dukung Kebangkitan UMKM

PLN UIP Sulawesi memandang pembangunan SUTT 150 kV Leok–Tolinggula sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan dan memperkuat pemenuhan energi masyarakat. Dengan adanya dukungan masyarakat dan sinergi pemerintah daerah, proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan kelistrikan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar.