IGP Pomalaa Diproyeksikan Jadi Penggerak Industri Baterai Kendaraan Listrik Indonesia

oleh -76 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co – Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa yang dikembangkan PT Vale Indonesia Tbk bersama mitra global diproyeksikan menjadi salah satu pilar penting penguatan industri hilirisasi nikel dan rantai pasok baterai kendaraan listrik Indonesia.

Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut kembali mendapat dukungan penuh dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) melalui kunjungan Komisaris MIND ID sekaligus Astamaops Kapolri Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin ke kawasan proyek di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

IGP Pomalaa dikembangkan melalui perusahaan patungan PT Kolaka Nickel Indonesia (KNI) yang membangun fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP).

Fasilitas HPAL tersebut dirancang menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan estimasi kapasitas sekitar 120.000 ton nikel dan 15.000 ton kobalt yang terkandung dalam MHP setiap tahun. Produk tersebut menjadi bahan baku utama dalam pengembangan baterai kendaraan listrik global.

Selain memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia, proyek ini juga diharapkan menciptakan ekosistem industri baru, meningkatkan aktivitas ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar kawasan operasi.

Dalam kunjungan tersebut, Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan kepastian investasi agar pembangunan proyek strategis nasional dapat berlangsung optimal.

“Holding tentu akan maksimal dalam mendukung anak holding [PT Vale]. Ada [muncul] persoalan-persoalan riak sosial itu, kita lakukan rapat di Jakarta, lalu melakukan peninjauan situasi aktual di lapangan dengan mengajak serta Forkopimda, Polda, Kodam, Bupati, dan Kejaksaan. Harapannya, semua persoalan bisa diselesaikan dengan sinergi tanpa meninggalkan masyarakat. Jadi kita ingin kawasan industri ini maju, masyarakatnya maju, alamnya lestari,” ujar Komjen Pol. Fadil Imran.

BACA JUGA :  Artmosphere Decor & ARTpro The Organizer Tawarkan Diskon Hingga Jutaan Rupiah di CWF 2025

PT Vale menegaskan pembangunan proyek terus dilakukan dengan mengedepankan praktik pertambangan yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan, serta kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjadikan IGP Pomalaa sebagai contoh hilirisasi nikel yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, dan Indonesia.