Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 Libatkan 50 Tenant, BI Perkuat Ekosistem Digital UMKM

oleh -58 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat transformasi digital dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Soft Launching Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 di The Park Kendari. Kegiatan yang berlangsung pada 2–9 Agustus 2026 itu melibatkan 50 tenant, terdiri atas 30 tenant dari luar daerah dan 20 tenant lokal.

Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, mengatakan penyelenggaraan festival tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak di Kota Kendari. Selain menjadi ajang promosi kuliner, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat digitalisasi ekonomi dan memperluas kolaborasi antar pelaku usaha.

Edwin menyampaikan dukungan Pemerintah Kota Kendari menjadi salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi modal dalam mengembangkan ekosistem ekonomi digital yang semakin inklusif di Sulawesi Tenggara.

“Standing ini ada Finspora juga. Kita ada kegiatan maimo jadi kita gabung, kita sinergikan. Kebetulan semuanya berlokasi di Kota Kendari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, festival tidak hanya berorientasi pada promosi produk UMKM, tetapi juga menjadi wadah memperkuat penerapan digitalisasi dalam proses bisnis para pelaku usaha. BI juga mendorong kolaborasi antara sektor perbankan dan nonperbankan agar ekosistem pembayaran digital semakin berkembang.

“Kegiatan ini juga untuk mendukung digitalisasi juga, UMKM juga lalu dari sisi bisnis. Bagaimana nanti perbankan non-bank juga bisa bekerja sama, berkolaborasi bersama di bawah. Kebetulan mereka semuanya ada di Kota Kendari.”

Festival Kuliner Sultra Maimo 2026 menghadirkan puluhan pelaku usaha kuliner dari berbagai daerah, sekaligus menjadi ruang promosi bagi UMKM lokal Sulawesi Tenggara. Kehadiran 30 tenant dari luar daerah dan 20 tenant lokal diharapkan mampu memperluas jejaring bisnis, meningkatkan daya saing produk daerah, serta menarik minat masyarakat untuk bertransaksi secara digital.

BACA JUGA :  PT Vale Gelar Simulasi Darurat Bendungan Larona, Wujudkan Mitigasi Bencana Nyata

Melalui Festival Kuliner Sultra Maimo 2026, Bank Indonesia berharap tercipta ekosistem ekonomi digital yang semakin kuat melalui kolaborasi pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat adopsi transaksi digital sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.