Kolaborasi Bank Sultra dan APTS Dorong Pertumbuhan Industri Tambang

oleh -543 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha pertambangan di wilayah Sultra. Hal ini menjadi fokus utama dalam acara Coffee Morning yang digelar bersama Asosiasi Pengusaha Tambang Sulawesi Tenggara (APTS) dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra.

Acara bertajuk “Peranan Perbankan dalam Mendukung Pengusaha Pertambangan di Sultra” tersebut berlangsung di Sky Lounge Claro Kendari pada Kamis, 8 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, perbankan, dan instansi pemerintah.

Plt Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa bank yang dipimpinnya siap terlibat aktif dalam membiayai sektor pertambangan. Ia menegaskan bahwa Bank Sultra tidak hanya mendukung sektor pemerintahan daerah, tapi juga membuka diri terhadap seluruh lini bisnis produktif di Sulawesi Tenggara.

Menurut Andri, pertambangan memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi daerah, sehingga patut mendapat dukungan lebih besar dari perbankan. Meski demikian, hingga kini kontribusi kerja sama Bank Sultra di sektor pertambangan masih tergolong rendah, yakni sekitar delapan persen.

“Sudah ada perusahaan tambang yang menjalin kerja sama dengan kami, namun porsinya masih kecil. Ke depan, kami ingin memperluas dukungan ini agar sektor pertambangan bisa berkembang lebih maksimal dan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” jelas Andri.

Ia menambahkan, Bank Sultra siap mendukung seluruh aktivitas yang bersifat produktif, termasuk investasi di sektor hilirisasi pertambangan. Hal ini sejalan dengan visi Bank Sultra sebagai institusi keuangan yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sultra, Andi Azis, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Ia berharap pertemuan ini menjadi titik awal terbentuknya sinergi strategis antara dunia usaha, lembaga keuangan, dan pemerintah dalam memperkuat ekosistem industri pertambangan di Sultra.

BACA JUGA :  Meriahkan Honda Premium Matic Day di Maros, Dapatkan Hiburan dan Pengalaman Menarik

“Bank Sultra memiliki peran strategis untuk menjemput peluang yang ada. Sektor tambang itu bukan hanya soal eksplorasi, tapi juga mencakup kebutuhan pendukung seperti perumahan, logistik, pangan, dan lainnya. Semua ini saling terhubung dan membutuhkan dukungan finansial yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem tambang yang berkelanjutan dan inklusif, termasuk dalam aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua APTS, Andi Ady Aksar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat hubungan antar pelaku pertambangan, perbankan, dan regulator. Ia menyebut sinergi ini penting untuk memastikan keberlangsungan usaha tambang di tengah dinamika regulasi dan pasar.

“Melalui forum seperti ini, kami ingin mempertemukan kebutuhan industri dengan dukungan perbankan dan kebijakan dari pemerintah. Ini penting agar usaha tambang bisa berjalan dengan efisien dan berdaya saing,” kata Andi Ady.

Ia berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara berkala, untuk mendorong dialog terbuka dan mempererat komunikasi antara semua pemangku kepentingan di sektor pertambangan.