Skotlandia, Berikabar.co — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Kendari, Alwahidin, memperkuat kiprah akademik Indonesia di forum internasional dengan mempresentasikan riset tentang ekonomi moral Islam dalam INIRE Summer School and Conference 2026 di Dundee, Skotlandia.
Alwahidin yang saat ini tengah menempuh studi PhD bidang Islamic Finance di University of Dundee tampil sebagai pemakalah dalam konferensi bertema “Faith, Ethics, and Justice: Interreligious Pathways to Social and Economic Transformation” yang berlangsung pada 22–25 Juni 2026 di Al-Maktoum College of Higher Education, Dundee.
Konferensi tersebut diselenggarakan oleh International Network for Interreligious Research and Education (INIRE), dengan komite penyelenggara yang melibatkan akademisi dari berbagai institusi internasional, di antaranya Al-Maktoum College of Higher Education, Duke University, Bar-Ilan University, Fairfield University, dan Universität Münster.
Dalam agenda Student Session 3 yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 17.00–18.45 waktu setempat, Alwahidin tampil bersama tiga pemakalah dari berbagai negara, yakni Ian Dyke dari Duke University, Mubarak Tukur dari Umaru Musa Yaradua University, serta Simon Masiga dari Makerere University yang mengikuti sesi secara daring.
Pada forum tersebut, Alwahidin mempresentasikan makalah berjudul: “Mapping the Intellectual Landscape of Islamic Moral Economy in Capital Structure Decisions During Market Volatility: A Bibliometric and Systematic Literature Review”.
Riset tersebut memetakan lanskap intelektual kajian ekonomi moral Islam yang berkaitan dengan pengambilan keputusan struktur modal ketika terjadi volatilitas pasar. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan tinjauan bibliometrik dan tinjauan literatur sistematis.
Topik yang dibawa Alwahidin merupakan bagian dari riset disertasinya yang berfokus pada integrasi prinsip ekonomi moral Islam dalam keputusan struktur modal perusahaan syariah di Indonesia, terutama dalam menghadapi kondisi pasar yang bergejolak.
Keterlibatan dalam konferensi internasional tersebut menjadi bagian dari rangkaian INIRE Summer School and Conference 2026. Selain presentasi akademik, kegiatan itu juga mencakup forum diskusi lintas agama, sesi pengembangan dan penyusunan disertasi, serta berbagai agenda ilmiah lainnya.
Keikutsertaan Alwahidin sekaligus memperluas visibilitas riset FEBI UIN Kendari di tingkat akademik global. Kajian yang menghubungkan ekonomi, etika, agama, dan keadilan tersebut dinilai relevan dengan tema besar konferensi yang mendorong pertukaran gagasan lintas disiplin dan lintas agama.
Partisipasi ini juga menunjukkan kontribusi akademisi UIN Kendari dalam pengembangan kajian Islamic Finance, khususnya penelitian yang berupaya mengintegrasikan prinsip-prinsip moral Islam dengan dinamika pengambilan keputusan ekonomi dan keuangan modern.
Sumber: Program resmi INIRE Summer School and Conference 2026, Dundee, Skotlandia.





