Telkomsel Bekali Lebih dari 1.500 Guru Keterampilan AI untuk Pembelajaran Digital

oleh -75 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co  – Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai menjadi bagian penting dalam pengembangan metode pembelajaran di ruang kelas. Melalui program Terpujilah GURU 2026, Telkomsel membekali lebih dari 1.500 tenaga pendidik dengan keterampilan praktis memanfaatkan AI dan kreativitas digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih relevan dan menarik bagi siswa.

Rangkaian program tersebut ditutup melalui Puncak Anugerah Terpujilah GURU 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (23/9/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya Telkomsel mendampingi guru dalam menggunakan teknologi secara bijak dan relevan, sehingga proses belajar dapat lebih mudah dipahami serta menyesuaikan kebutuhan siswa.

Berlangsung sejak Mei 2026, Terpujilah GURU menjangkau lebih dari 3.800 guru SMA, SMK, dan MA melalui kegiatan roadshow di Kabupaten Bogor, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Jakarta, Bandung, Medan dan Batam, serta pembelajaran daring.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.500 peserta terpilih mengikuti proses pembelajaran secara bertahap. Tahapan tersebut mencakup seleksi, akademi daring bagi 400 guru, pendampingan terhadap 80 guru, hingga pelatihan intensif secara luring bagi 12 finalis terbaik di Jakarta.

Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan di sekolah. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI yang berpusat pada manusia, produktivitas dan penyusunan instruksi AI, desain visual, pembuatan video, metode pembelajaran kreatif, hingga pengujian digital.

Setiap peserta juga diwajibkan menyusun karya akhir berupa materi dan rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan sekaligus dikembangkan di sekolah masing-masing.

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan, “Kami melihat Bapak dan Ibu guru sangat siap bertransformasi, tanpa meninggalkan pembangunan kompetensi dasar anak-anak kita. AI berkembang sangat cepat dan akan memasuki semua lini kehidupan, sehingga kita perlu bersama menguji dan mempelajari adopsi AI melalui program Terpujilah GURU ini. Dengan penerapan AI secara tepat di dunia pendidikan, kami berharap bisa melihat bangsa Indonesia mampu menyesuaikan diri dengan baik, mandiri, dan bersaing dengan bangsa lain, terutama dalam kecerdasan buatan.”

BACA JUGA :  Sukseskan Penutupan UCLG ASPAC 2026, Ditlantas Polda Sultra Pastikan Arus Lalu Lintas Kendari Kondusif

Pada penghujung program, 12 guru terbaik mempresentasikan karya dan praktik pembelajaran yang dikembangkan selama mengikuti rangkaian program. Penilaian dilakukan terhadap proses belajar, karya akhir, hingga penerapannya.

Dari proses tersebut, Telkomsel menetapkan enam peserta terbaik Terpujilah GURU 2026 dengan skor tertinggi, yakni Sofie Mellyani F. dari SMAN 4 Surabaya, Irvia Mariza dari SMAN 15 Bandung, Merlin Hitalessy dari SMKN 1 Ambon, A. Arief R. dari SMKN 1 Garut, Winda Risnawati dari SMAN 5 Pematangsiantar, dan Tressya Litaay dari SMAN 38 Maluku Tengah.

Salah satu peserta terbaik Terpujilah GURU 2026, Tressya Litaay, menyampaikan, “Kehadiran AI bukan membuka banyak peluang khususnya bagi anak-anak di pedesaan. Melalui program Telkomsel ini, kami para guru di daerah diajarkan untuk jeli memanfaatkan AI guna menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan relevan, sehingga mereka siap menghadapi masa depan.”

Peserta terbaik lainnya, A. Arief R., menceritakan perubahan yang ia rasakan setelah mengikuti program. “Sebagai guru senior, saya tidak ingin tertinggal dari generasi muda yang sangat akrab dengan AI. Program ini mengubah cara saya mengajar secara drastis dari yang tadinya berpusat di papan tulis dan pasif, kini menjadi pembelajaran yang aktif, berbasis pemikiran komputasional, dan penuh tantangan kreatif yang disukai anak-anak.”

Direktur Jenderal Pendidikan Guru & Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar & Menengah RI, Nunuk Suryani, menyampaikan, “Di tengah kesibukan yang luar biasa dalam melayani peserta didik, guru-guru kita menyimpan semangat untuk terus belajar sepanjang hayat. Terpujilah GURU memberikan ruang yang luas kepada guru untuk menunjukkan kompetensinya, terlebih topik yang diangkat adalah bagaimana guru memanfaatkan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu untuk mengajar. Kami sangat menyambut baik apa yang dilakukan oleh Telkomsel dan berharap para guru terbaik ini dapat berkontribusi lebih jauh dalam program-program yang berkaitan dengan coding dan kecerdasan artifisial.”

BACA JUGA :  Road to Hakordia 2025: Pemerintah Kendari, Wagub Sultra, dan KPK Ajak Satukan Aksi Berantas Korupsi

Untuk memperluas dampak pembelajaran, para peserta juga terhubung dalam jejaring alumni EduCreator. Jejaring tersebut menjadi ruang bagi para guru untuk berbagi materi, pengalaman, dan praktik pembelajaran sehingga pengetahuan yang diperoleh selama program dapat menjangkau lebih banyak guru dan siswa di berbagai daerah.

Informasi mengenai program Terpujilah GURU dapat diakses melalui terpujilahguru.id.