Polri Belajar Community Policing Jepang, Praktik Relevan Bakal Diadaptasi di Indonesia

oleh -92 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co  – Polri memperkuat kapasitas personel pembinaan masyarakat (Binmas), khususnya Bhabinkamtibmas, melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman dengan kepolisian Jepang. Pembelajaran tersebut diarahkan untuk memperkuat penerapan community policing di Indonesia.

Upaya itu dilakukan melalui kunjungan delegasi Binmas Polri ke Jepang pada 3–11 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Polri dengan Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

Seluruh pembiayaan kunjungan didukung Pemerintah Jepang melalui JICA sebagai bagian dari kerja sama dan program pertukaran pengetahuan antara kedua pihak.

Delegasi Polri dipimpin Karo Kerma Kementerian/Lembaga Stamaops Polri Brigjen Pol M. Setyobudi DP, bersama Kapusdik Binmas Lemdiklat Polri serta personel Binmas dan Bhabinkamtibmas. Sebanyak 10 personel mengikuti kegiatan tersebut.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kunjungan ke Jepang menjadi kesempatan bagi personel Binmas dan Bhabinkamtibmas untuk melihat secara langsung bagaimana konsep community policing diterapkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dalam kegiatan ini, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas bertukar informasi dan melihat secara langsung bagaimana kepolisian Jepang menjalankan community policing melalui petugas Koban dan Chuzaisho, khususnya dalam upaya pencegahan kejahatan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut Trunoyudo, pembelajaran tersebut memiliki arti penting karena Bhabinkamtibmas merupakan salah satu ujung tombak Polri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat kewilayahan.

Selain mempelajari penerapan community policing, delegasi Polri juga mengunjungi sekolah kepolisian di tingkat prefektur Jepang. Kunjungan itu dimanfaatkan untuk bertukar informasi mengenai sistem pendidikan dan pembentukan personel kepolisian.

“Pertukaran informasi juga dilakukan terkait sistem pendidikan kepolisian. Hal ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya personel yang nantinya menjalankan fungsi pembinaan masyarakat di lapangan,” ujarnya.

BACA JUGA :  PT Vale Edukasi Siswa SMA Praktik Green Mining Lewat Kunjungan ke Nursery Tanggetada

Trunoyudo menegaskan, hasil kunjungan tersebut tidak berhenti pada pertukaran informasi. Berbagai praktik yang dinilai relevan akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan untuk memperkuat pelaksanaan tugas Binmas di Indonesia.

“Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini tentunya akan menjadi bahan bagi Polri untuk memperkuat pelaksanaan community policing di Indonesia. Praktik-praktik yang relevan dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia akan dipelajari untuk kemudian diadaptasi dan diterapkan dalam penguatan tugas Binmas dan Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerapan hasil pembelajaran dari Jepang akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi sosial masyarakat Indonesia. Dengan demikian, penguatan community policing diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan kejahatan, pemeliharaan kamtibmas, sekaligus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Prinsipnya, apa yang baik dari hasil pembelajaran ini akan kita ambil sebagai bahan penguatan, tentunya dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.