Makassar, Berikabar.co – Pertamina Patra Niaga melakukan rekonfigurasi fasilitas di 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar serta wilayah Gowa dan Maros. Langkah ini dilakukan dengan mengalihkan sebagian kapasitas pengisian BBM nonsubsidi Pertamax untuk melayani produk bersubsidi Pertalite.
Kebijakan tersebut ditempuh untuk menambah titik pengisian Pertalite, mempercepat pelayanan, sekaligus membantu mengurangi antrean masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pengisian BBM.
Rekonfigurasi dilakukan melalui penyesuaian penggunaan nozzle atau selang pengisian serta pulau pompa yang sebelumnya melayani Pertamax menjadi fasilitas pengisian Pertalite. Penyesuaian juga disertai pembaruan penanda produk agar masyarakat dapat dengan mudah mengenali titik pengisian yang melayani Pertalite.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian kapasitas pengisian dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat dan kondisi antrean yang terjadi di lapangan.
“Kami memahami antrean pengisian BBM menyita waktu dan mengganggu aktivitas masyarakat. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Melalui rekonfigurasi ini, sebagian fasilitas pengisian Pertamax kami alihkan untuk melayani Pertalite, sehingga tersedia lebih banyak titik pengisian Pertalite bagi masyarakat,” ujar Kitty.
Sebanyak 12 SPBU yang dilakukan rekonfigurasi tersebar di sejumlah lokasi, yakni SPBU Pettarani, Talasa, Racing, Hertasning, KS Tubun, Hasanudin, Cendrawasih, Gatsu, Ratulangi, Bawakaraeng, Palangga, dan Batangase.
Melalui penyesuaian tersebut, kapasitas fasilitas yang tersedia di SPBU dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan pengisian Pertalite yang meningkat sekaligus memperluas pilihan titik pengisian bagi masyarakat.
“Dengan lebih banyak titik pengisian Pertalite, kami berharap pelayanan dapat berjalan lebih cepat dan waktu tunggu masyarakat berkurang. Pelaksanaan penyesuaian ini terus kami evaluasi berdasarkan kebutuhan dan kondisi pelayanan di masing-masing SPBU,” jelas Kitty.
Langkah rekonfigurasi tersebut melengkapi upaya Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat pelayanan BBM di Makassar dan sekitarnya. Salah satunya melalui pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam di Makassar, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu untuk melakukan pengisian BBM.
Selain memperpanjang waktu operasional, Pertamina juga melakukan sejumlah langkah pendukung untuk menjaga kelancaran pelayanan, antara lain menambah alokasi BBM pada wilayah atau SPBU yang membutuhkan, mengoptimalkan armada mobil tangki, menyesuaikan pola pengiriman, serta mengatur antrean dan mengarahkan kendaraan ke SPBU dengan kondisi antrean yang lebih landai.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan, memperhatikan penanda produk di SPBU, serta mengikuti arahan petugas agar proses pelayanan berlangsung tertib dan lancar.





