Di Hadapan 2.000 Pekerja, Kapolri Tekankan Keamanan sebagai Kunci Investasi

oleh -51 Dilihat

Bekasi, Berikabar.co  – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan stabilitas keamanan menjadi syarat utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus menjamin keberlangsungan kegiatan usaha di Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

“Satu hal yang harus kita jaga adalah bagaimana iklim investasi tetap kondusif. Stabilitas kamtibmas dan keamanan menjadi syarat utama,” ujar Kapolri.

Kegiatan bertema “Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi” tersebut dihadiri sekitar 2.000 pekerja dari kurang lebih 1.200 perusahaan yang beroperasi di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya.

Kapolri mengatakan Indonesia memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi karena didukung kekayaan sumber daya alam serta pasar dalam negeri yang luas. Potensi tersebut, kata dia, perlu diperkuat dengan iklim usaha yang sehat, kepastian hukum, dan jaminan keamanan.

Menurut Kapolri, keamanan kawasan industri tidak hanya memberikan rasa aman bagi pengusaha dan investor, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dan kepastian lapangan pekerjaan bagi para pekerja.

Kondisi tersebut semakin penting di tengah upaya pemerintah mendorong hilirisasi di berbagai sektor strategis, mulai dari mineral, energi, pangan hingga manufaktur. Kebijakan hilirisasi diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Kapolri memastikan Polri akan terus hadir menjaga keamanan sehingga investasi dan aktivitas usaha dapat berjalan dengan baik.

“Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi,” kata Kapolri.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kapolri meminta para pelaku usaha tidak ragu melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar, premanisme, maupun tindak kejahatan lain yang berpotensi mengganggu aktivitas perusahaan.

BACA JUGA :  Percepat Vaksinasi Pelajar, BIN Sultra Gelar Vaksinasi di Tiga Daerah

Ia menegaskan setiap laporan harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Bagi pengusaha dan perusahaan yang masih menemukan aksi premanisme, pungli, maupun kejahatan lainnya, silakan dilaporkan. Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia,” tegas Kapolri.

Selain faktor keamanan, Kapolri menyebut hubungan industrial yang harmonis turut menentukan keberlangsungan dunia usaha. Karena itu, setiap perbedaan kepentingan antara pekerja dan perusahaan perlu diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah.

Kapolri juga menekankan pentingnya perusahaan memandang pekerja sebagai mitra strategis dan aset perusahaan, menaati peraturan, serta memenuhi hak-hak pekerja. Di sisi lain, pekerja didorong meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, dan etos kerja untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.

Menurut Kapolri, kesejahteraan pekerja, keberlangsungan dunia usaha, dan stabilitas keamanan merupakan tiga aspek yang harus dijaga secara seimbang.

“Dengan semangat persatuan, kemitraan, saling menghormati, dan gotong royong, mari kita wujudkan dunia usaha yang maju, pekerja yang semakin sejahtera, dan stabilitas kamtibmas yang terjaga,” pungkas Kapolri.