Transformasi AI Indosat Diiringi Komitmen Lingkungan dan Pengembangan SDM

oleh -71 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) menegaskan bahwa transformasi berbasis Artificial Intelligence (AI) tidak hanya diarahkan untuk memperkuat bisnis, tetapi juga menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui pengembangan talenta digital dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Perseroan mencatat optimalisasi jaringan berbasis AI dan sistem pengelolaan energi cerdas berhasil menurunkan intensitas emisi karbon hingga 50,89 persen.

Komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan juga memperoleh pengakuan melalui masuknya Indosat ke dalam tiga Indeks ESG KEHATI, yakni SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders, dan ESG Quality 45 untuk periode Juni-November 2026.

Selain aspek lingkungan, Indosat juga memperkuat investasi pada pengembangan sumber daya manusia di bidang AI.

Melalui kemitraan bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Wadhwani Foundation, Indosat menargetkan pengembangan satu juta talenta digital serta 100 ribu wirausaha berbasis AI hingga tahun 2029.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menegaskan bahwa kepemimpinan AI harus dibangun melalui inovasi yang berkelanjutan.

“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami. Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya, dengan memperkuat kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia,” tuturnya.

Indosat meyakini bahwa inovasi AI, kepemimpinan ESG, serta pembangunan talenta digital yang inklusif akan menjadi fondasi penting dalam mendorong daya saing Indonesia di era ekonomi digital.

BACA JUGA :  PT Vale Indonesia Perkuat Jurnalisme Berkelanjutan Melalui Uji Kompetensi Wartawan