PT Vale Promosikan Anyaman Khas Luwu Timur di HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas 2026

oleh -107 Dilihat

Makassar, Berikabar.co  – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal melalui partisipasi pada Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Nasional ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, pada 9–11 Juli 2026.

Dalam ajang berskala nasional tersebut, PT Vale menghadirkan produk kriya unggulan hasil karya UMKM binaan, yakni anyaman Teduhu dari Desa Nuha dan Sampa Konao dari Desa Matano. Kehadiran kedua produk tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Luwu Timur kepada masyarakat yang lebih luas.

Partisipasi tersebut merupakan implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan secara berkelanjutan. Melalui program ini, PT Vale tidak hanya berupaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya, tetapi juga mendorong pelestarian budaya lokal agar memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Head of External Relations Regional and Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas menjadi salah satu strategi memperkuat daya saing UMKM binaan melalui promosi di tingkat nasional.

“Tujuan kami mendukung kegiatan ini adalah agar masyarakat binaan semakin mandiri secara ekonomi, usahanya berkelanjutan, dan produk-produk lokal mereka semakin dikenal, bukan hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional,” ujar Endra di sela-sela pameran.

Untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, PT Vale memberikan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan sarana pendukung usaha hingga peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Berbagai pelatihan rutin diberikan, meliputi manajemen usaha, pemasaran, proses produksi, peningkatan kualitas produk, hingga strategi branding dengan menghadirkan narasumber berpengalaman dari tingkat nasional.

BACA JUGA :  Rilis Akhir Tahun Polres Konsel: 159 Kasus Kecelakaan Terjadi, Kerugian Materiil Capai Rp427 Juta

Selain pembinaan, perusahaan juga terus membuka akses promosi melalui berbagai pameran, termasuk bersama Kementerian ESDM. PT Vale juga menghadirkan UMKM Gallery sebagai etalase permanen bagi produk-produk binaan di sejumlah lokasi untuk memperluas peluang pemasaran.

Endra menjelaskan, anyaman Teduhu dipilih sebagai salah satu produk unggulan yang dipamerkan karena memiliki nilai budaya yang tinggi, namun menghadapi tantangan dalam regenerasi pengrajin.

“Dulu pengrajinnya cukup banyak, tetapi sekarang mulai berkurang karena generasi muda kurang tertarik. Karena itu kami melakukan pelatihan kepada anak-anak muda agar keterampilan ini tidak terputus dan tetap lestari,” katanya.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Sejumlah produk UMKM binaan PT Vale kini telah tampil dalam berbagai pameran tingkat provinsi maupun nasional, termasuk di Jakarta. Saat ini, sekitar lima hingga sepuluh UMKM binaan telah berhasil memperluas jangkauan pemasarannya hingga tingkat provinsi, dengan sektor makanan dan minuman masih menjadi kontributor terbesar.

Sebagai bagian dari strategi memperkuat pasar, PT Vale juga memanfaatkan produk UMKM binaan sebagai suvenir resmi bagi tamu dan mitra perusahaan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan eksposur produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Luwu Timur.

Selain berpartisipasi dalam pameran, PT Vale turut mendukung rangkaian HKG PKK Nasional dan HUT Dekranas 2026 melalui kegiatan Jalan Sehat Anti Mager yang digelar pada Sabtu (11/7), dengan titik start di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan guna mendorong pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, dan pembangunan ekonomi yang inklusif.