Rilis Akhir Tahun Polres Konsel: 159 Kasus Kecelakaan Terjadi, Kerugian Materiil Capai Rp427 Juta

oleh -214 Dilihat

Konsel, Berikabar.co  – Satuan Lalu Lintas Polres Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, mencatat tren kenaikan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025. Dalam kurun waktu satu tahun, sebanyak 159 insiden terjadi di jalan raya dengan angka fatalitas yang cukup memprihatinkan.

Kapolres Konawe Selatan, AKBP Febry Sam, mengungkapkan data tersebut dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar pada Rabu (31/12/2025).

“Angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2025 mengalami peningkatan cukup signifikan. Tercatat 159 kasus yang terjadi dan 35 orang meninggal dunia,” kata AKBP Febry Sam.

Data ini menunjukkan kenaikan dibandingkan tahun 2024, di mana tercatat sebanyak 123 kasus kecelakaan. Pada tahun sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia berada di angka 30 jiwa, luka berat 45 orang, dan luka ringan 186 orang.

“Untuk tahun 2024, kasus kecelakaan yang ditangani sebanyak 123 kasus. Seluruh kasus kecelakaan lalu lintas berhasil kami selesaikan atau mencapai 100 persen,” ujarnya.

Selain kenaikan pada jumlah kasus dan korban jiwa, dampak kecelakaan di tahun 2025 juga terlihat dari meningkatnya jumlah korban luka dan kerugian ekonomi. Pihak kepolisian mencatat 77 orang menderita luka berat dan 231 orang luka ringan.

“Luka-luka berat 77 orang dan ringan 231. Sedangkan total kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas selama 2025 mencapai Rp 427 juta,” ungkap Febry.

Terkait performa penegakan hukum, Polres Konsel telah merampungkan 148 perkara kecelakaan, atau mencapai persentase penyelesaian sebesar 93,08 persen.

“Masih ada beberapa kasus yang proses penyelesaiannya berjalan, namun secara umum penanganan tetap kami optimalkan,” jelasnya.

Analisis kepolisian menunjukkan bahwa mayoritas kecelakaan dipicu oleh perilaku berkendara yang tidak disiplin. Pelanggaran dasar seperti pengabaian helm dan sabuk pengaman masih menjadi temuan rutin di lapangan.

BACA JUGA :  Ambil Formulir Perdana, Rhika Purwaningsih Siap Nahkodai DPD II Golkar Muna Barat

“Kesadaran berlalu lintas masyarakat masih rendah, ini yang paling sering kami temukan di lapangan,” tegas Kapolres.

Selain faktor teknis, AKBP Febry Sam juga menyoroti pengaruh minuman keras (miras) sebagai salah satu penyebab utama kecelakaan yang berujung maut.

“Miras juga masih menjadi momok dan pemicu terjadinya kecelakaan di wilayah Polres Konawe Selatan,” bebernya.

Mengakhiri laporannya, Kapolres mengimbau agar di tahun mendatang, para pengendara lebih mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.

“Kami berharap di tahun 2026 kesadaran masyarakat semakin meningkat agar angka kecelakaan di wilayah Polres Konawe Selatan bisa turun drastis,” pungkasnya.