LPS: Bantuan Sosial dan Lapangan Kerja Dorong Kenaikan Kepercayaan Konsumen

oleh -82 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co  – Kepercayaan konsumen terhadap kondisi perekonomian nasional mulai menunjukkan perbaikan pada Mei 2026. Hasil Survei Konsumen dan Perekonomian (SKP) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) meningkat 2,8 poin menjadi 92,0.

Kenaikan tersebut didorong oleh menguatnya dua komponen utama penyusun indeks, yakni Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) yang naik 3,8 poin menjadi 72,3 dan Indeks Ekspektasi (IE) yang meningkat 2,1 poin menjadi 108,2.

Perkembangan ini menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini mulai membaik, terutama terkait kondisi ekonomi lokal dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Selain itu, masyarakat juga tetap optimistis terhadap prospek ekonomi dan pendapatan pada masa mendatang.

Penguatan kepercayaan konsumen dipengaruhi oleh sejumlah faktor positif, antara lain penyaluran bantuan sosial (bansos), bertambahnya lapangan kerja, pembangunan infrastruktur umum, keberadaan proyek pemerintah maupun swasta, serta mulai beroperasinya berbagai usaha baru di sejumlah daerah.

Meski demikian, peningkatan optimisme masyarakat masih tertahan oleh sejumlah tantangan. Beberapa responden menyoroti gangguan pada sektor pertanian yang menyebabkan kegagalan panen saat musim panen raya. Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi dan LPG juga menjadi faktor yang membatasi penguatan kepercayaan konsumen.

Berdasarkan kelompok pendapatan rumah tangga, hampir seluruh kelompok mencatat kenaikan IKK. Kelompok rumah tangga berpendapatan hingga Rp1,5 juta per bulan mencatat peningkatan tertinggi sebesar 8,2 poin. Selanjutnya, kelompok berpendapatan Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan naik 3,7 poin, sedangkan kelompok berpendapatan Rp3 juta hingga Rp7 juta per bulan meningkat 1,9 poin.

Sementara itu, kelompok rumah tangga berpendapatan di atas Rp7 juta per bulan menjadi satu-satunya kelompok yang mengalami penurunan IKK sebesar 5,4 poin. Kendati demikian, indeks kelompok ini masih berada di atas level 100 yang menandakan tingkat optimisme terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga.

BACA JUGA :  Honda One Make Race Kendari 2025 Sukses Digelar, Jaring 110 Pebalap dan Tarik 4.500 Penonton

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional mulai membaik. Dukungan berbagai program pemerintah, peningkatan aktivitas ekonomi, serta tersedianya lapangan kerja menjadi faktor utama yang menopang optimisme konsumen di tengah sejumlah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.