Asmo Sulsel Imbau Waspada Oli Palsu, Konsumen Diminta Cek Keaslian Oli AHM Lewat QR Code

oleh -77 Dilihat

Makassar, Berikabar.co  – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peredaran oli palsu yang dapat merugikan konsumen maupun pelaku usaha resmi.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul surat peringatan merek dagang yang dikeluarkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) terkait perlindungan merek pelumas resmi Honda yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia.

PT Astra Honda Motor merupakan pemilik sah sejumlah merek pelumas resmi atau yang disebut sebagai Oli AHM Asli, di antaranya AHM Oil, AHM Oil MPX, AHM Oil SPX, Oil MPX-1, Oil MPX-2, Oil MPX-3, serta AHM Oil Transmission Gear Oil.

Asmo Sulsel mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan produk yang dijual dengan harga tidak wajar tanpa memastikan keaslian produk terlebih dahulu. Selain merugikan konsumen, penggunaan oli palsu juga berpotensi menurunkan performa kendaraan karena kualitas pelumas yang tidak terjamin.

Oli palsu dapat mempercepat keausan komponen mesin, menurunkan kinerja sepeda motor, hingga berpotensi meningkatkan biaya perbaikan di kemudian hari.

Sparepart Manager Astra Motor Sulawesi Selatan, Agustoni Hioe, mengatakan masyarakat kini memiliki cara mudah untuk memastikan keaslian produk Oli AHM melalui pemindaian QR code yang terdapat pada kemasan.

“Pesan utama yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat adalah jangan langsung membeli tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Konsumen dapat memastikan keaslian Oli AHM dengan melakukan scan QR code pada kemasan produk. Jika produk tersebut asli, maka hasil verifikasi hanya akan terkonfirmasi melalui website resmi ahm.to. Kami menghimbau masyarakat untuk menjadikan langkah ini sebagai kebiasaan sebelum menggunakan oli pada sepeda motornya,” ujar Agustoni.

BACA JUGA :  Mendikdasmen Resmikan 81 Sekolah Hasil Revitalisasi di Sultra, Komitmen Menuju Pendidikan Digital Merata

Ia menambahkan, konsumen sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga yang lebih murah saat membeli oli. Menurutnya, proses pemindaian QR code hanya membutuhkan waktu singkat, namun dapat mencegah kerugian yang lebih besar akibat penggunaan produk tidak asli.

Sebagai tindak lanjut atas surat peringatan tersebut, PT Astra Honda Motor juga akan berkoordinasi dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan pemantauan terhadap peredaran oli palsu di berbagai wilayah Indonesia. Pihak yang terbukti memproduksi, memasarkan, maupun mendistribusikan oli palsu dapat dikenakan proses hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Region Head Astra Motor Sulawesi Selatan, Jeffry Mei Gamastra, menegaskan bahwa perlindungan terhadap konsumen menjadi prioritas utama Honda. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga ekosistem otomotif yang sehat dan aman dari produk-produk yang tidak bertanggung jawab.

“Kepercayaan konsumen merupakan hal yang paling penting bagi kami. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran oli palsu. Jika menemukan produk Oli AHM yang diindikasikan tidak asli, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui jaringan Main Dealer Honda terdekat. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami berharap masyarakat dapat terlindungi dan memperoleh produk yang benar-benar terjamin kualitas serta keasliannya,” ujar Jeffry.

Asmo Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan produk resmi Honda dan memanfaatkan jaringan AHASS sebagai tempat pembelian pelumas sekaligus perawatan kendaraan. Selain memperoleh produk yang terjamin keasliannya, konsumen juga mendapatkan layanan dari teknisi Honda bersertifikasi sehingga kondisi sepeda motor tetap optimal dan aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.