Peringati HPSN, PT Vale Ajak Siswa Morowali “Intip” Budidaya Maggot dan Praktik 3R di TPS3R

oleh -114 Dilihat

Morowali, Berikabar.co – Menghadapi tantangan pertumbuhan penduduk dan aktivitas industri yang kian dinamis di Morowali, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mengambil langkah preventif dengan menyasar generasi muda melalui edukasi lingkungan. Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), anggota holding MIND ID ini menggelar program “Vale Goes to School” bagi siswa SMPN 2 Bahodopi dan SMPN 3 Bungku Timur pada 10–11 Februari 2026.

Kegiatan ini didesain secara interaktif untuk membekali siswa dengan pemahaman konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Fokus utama materi bukan sekadar membuang sampah pada tempatnya, melainkan bagaimana memilah dan mengolahnya agar tidak menjadi ancaman bagi ekosistem.

Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah kunjungan lapangan ke TPS3R Onepute Jaya. Di fasilitas binaan PT Vale dan LPM Valone Jaya ini, para siswa melihat langsung praktik ekonomi sirkular. Mereka menyaksikan pemilahan sampah anorganik yang bernilai jual serta demonstrasi budidaya maggot (Black Soldier Fly) sebagai solusi cerdas penguraian sampah organik yang juga bernilai ekonomi tinggi.

Kepala Sekolah SMPN 2 Bahodopi, Misdar, memberikan apresiasi tinggi terhadap program yang memberikan pengalaman langsung kepada para siswanya tersebut.

“Kegiatan ini sangat penting bagi siswa kami, karena memberikan pengalaman nyata tentang bagaimana sampah harus dikelola. Anak-anak jadi lebih memahami apa perbedaan sampah organik dan anorganik. Kami sangat berterima kasih kepada PT Vale atas kepedulian dan kerja sama yang terus terjalin,” ujarnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Sekolah SMPN 3 Bungku Timur, Nurfan, menilai kunjungan ke fasilitas pengolahan sampah telah membuka cakrawala baru bagi peserta didik.

“Anak-anak kami mendapat pengalaman yang berharga. Melihat langsung proses pengolahan sampah membuat mereka lebih peduli,” katanya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Manfaat Bagi Peserta, BPJamsostek Launching Beasiswa Secara Serentak

Environment Engineer PT Vale Indonesia, Nur Rasyidah Lacinu, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar keberlanjutan perusahaan untuk mendorong terciptanya masyarakat yang mandiri dalam pengelolaan lingkungan.

“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa generasi muda memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk mengambil peran dalam menjaga lingkungan. HPSN menjadi momentum penting bagi kami untuk menguatkan edukasi langsung kepada siswa.” tandasnya.

Melalui permainan edukatif pilah sampah dan kunjungan inspiratif ini, PT Vale berharap para siswa mampu menjadi agen perubahan di lingkungan rumah maupun masyarakat. Perusahaan optimis bahwa pendidikan di tingkat sekolah adalah kunci utama untuk mewujudkan masa depan Morowali yang lebih bersih dan hijau.