Depok, Berikabar.co – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk pemanfaatan Sertifikat Elektronik. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, dan Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik BSSN, Jonathan Gerhard Tarigan, di Kantor BSSN, Depok, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari gerakan serentak 18 pemerintah daerah di Indonesia guna memperkuat keamanan informasi dan percepatan transformasi digital. Mewakili Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Sekda Asrun Lio menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah tindak lanjut dari visi besar pimpinan daerah dalam memodernisasi birokrasi.
“Seperti yang dikemukakan Bapak Gubernur bahwa transformasi birokrasi dan e-Government adalah langkah strategis yang tidak dapat ditunda. Kerjasama sertifikat elektronik dengan BSSN adalah upaya kita mewujudkan itu,” kata Sekda Asrun Lio.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Kadis Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menjelaskan bahwa integrasi dengan sistem BSSN akan menjamin keautentikan dokumen negara. Penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) akan memangkas prosedur manual yang lambat dan rentan pemalsuan.
“Ini awal tahun yang positif. Hal paling jelas dari kerjasama ini adalah persuratan tidak lagi menggunakan tanda tangan secara manual. Semua tanda tangan dilakukan secara elektronik dan terintegrasi dengan sistem BSSN, sehingga tidak mudah dipalsukan atau disalahgunakan,” jelas Andi Syahrir.
Saat ini, Pemprov Sultra juga tengah mengadopsi aplikasi persuratan digital nasional bernama SRIKANDI. Sistem ini memungkinkan distribusi dokumen antar-OPD hingga tingkat kementerian dilakukan secara paperless atau tanpa kertas. Targetnya, pada Maret 2026, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sultra sudah menerapkan TTE dan aplikasi SRIKANDI secara paralel.
Kominfo Sultra juga mengajak pemerintah kabupaten/kota, seperti Buton Utara yang telah lebih dulu memulai, untuk segera melakukan langkah serupa demi meningkatkan indeks pemerintahan digital di Bumi Anoa.
“Kita mendorong agar kabupaten/kota di Sultra dapat menerapkan langkah serupa dengan menjalin kerjasama sertifikat elektronik dengan BSSN serta mengadopsi sistem SRIKANDI. Kami siap membantu memfasilitasi,” pungkasnya.





