Panen Raya Jagung di Konawe Selatan: Gubernur Andi Sumangerukka Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan

oleh -472 Dilihat

Konsel, Berikabar.co – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri langsung acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Desa Lamong Jaya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan pada Kamis (5/6/2025). Momentum ini menjadi lambang sinergi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Ketua DPRD Sultra, para anggota Forkopimda Provinsi termasuk Kapolda dan Wakapolda Sultra beserta jajaran, Danrem 143 Halu Oleo, Kajati Sultra, Danlanal Kendari, Danlanud, Bupati Konawe Selatan, Ketua DPRD Konawe Selatan, serta Forkopimda setempat. Selain itu, turut hadir pula Kepala BPS Sultra atau perwakilan, Kepala OPD lingkup Pemprov dan Pemkab, Kepala BPSIP Sultra, Sekcam Laeya, para penyuluh pertanian, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Laeya.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya panen raya di tengah kondisi global yang menantang seperti perubahan iklim, konversi lahan, dan fluktuasi harga pangan internasional.

“Alhamdulillah, Sulawesi Tenggara tetap mampu meningkatkan produksi pertanian, tidak hanya pada komoditas padi, tetapi juga jagung. Ini merupakan bukti nyata bahwa kerja sama dan sinergi yang baik antara petani, TNI, Polri, dan pemerintah bisa membawa hasil yang luar biasa,” ujar Gubernur.

Ia menekankan pentingnya jagung sebagai komoditas strategis, tidak hanya untuk konsumsi langsung, tetapi juga sebagai bahan baku industri pakan ternak, makanan, hingga bioenergi. Dengan demikian, peningkatan produksi jagung sangat penting bagi penguatan ketahanan pangan nasional dan upaya mengurangi ketergantungan pada impor.

Gubernur juga menyoroti bahwa kesuksesan panen jagung kali ini adalah hasil kolaborasi dari banyak pihak.

“Mewujudkan swasembada pangan bukan hanya menjadi tugas Kementerian Pertanian atau OPD terkait di daerah, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh penyelenggara negara, termasuk TNI dan Polri,” tegasnya.

BACA JUGA :  Dukung Geliat DPSP Likupang, PLN Bangun Jaringan Transmisi 150 kV

Secara khusus, ia memberikan apresiasi kepada Polda Sultra, TNI, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, dan semua pihak yang terlibat dalam pendampingan langsung kepada petani di lapangan.

Gubernur menegaskan bahwa semangat kemandirian pangan harus selaras dengan visi besar nasional yang diusung Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui delapan misi Astacita.

“Kami di Sulawesi Tenggara telah menyelaraskan visi pembangunan daerah 2025–2030 dengan visi Presiden, yaitu mewujudkan ‘Sulawesi Tenggara yang Maju, Aman, Sejahtera, dan Religius’, di mana sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah, agar Sulawesi Tenggara aman dan mandiri pangan,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan pesan kepada para kelompok tani dan seluruh mitra pertanian agar menjaga semangat serta konsistensi dalam mendukung peningkatan produksi pangan daerah, baik dari komoditas jagung, padi, maupun lainnya.

“Akhirnya, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan unsur pendamping lainnya. Semoga panen ini membawa berkah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani serta memperkuat ketahanan pangan di daerah kita,” tutup Gubernur.