Gowa, Berikabar.co – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara di kalangan pelajar, Asmo Sulsel kembali melaksanakan program edukasi safety riding. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di SMKS YPKK Limbung, Kabupaten Gowa, pada Rabu, 4 Juni 2025, dan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari siswa dan guru.
Mengangkat kampanye #Cari_Aman, edukasi ini bertujuan agar para peserta tidak hanya memahami teori keselamatan berkendara, tetapi juga menyadari pentingnya perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar tentang perlengkapan keselamatan berkendara sesuai standar, seperti penggunaan helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu. Selain itu, peserta juga diajarkan teknik dasar berkendara, mulai dari cara menikung, melakukan pengereman, hingga membentuk sikap mental yang baik saat menghadapi kondisi jalan yang padat.
Instruktur safety riding dari Asmo Sulsel, Wanny, yang memandu langsung sesi edukasi ini, menegaskan pentingnya sikap disiplin dalam berkendara.
“Berkendara itu bukan hanya tentang sampai di tujuan, tetapi bagaimana kita sampai dengan selamat. Menggunakan perlengkapan yang tepat dan memahami teknik dasar berkendara itu mutlak, supaya risiko kecelakaan bisa ditekan,” ujar Wanny.
Menariknya, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik melalui riding test menggunakan motor listrik Honda Icon-e. Motor ini dikenal memiliki performa yang halus dan ramah lingkungan, memberikan pengalaman berbeda bagi para siswa.
Peserta terlihat antusias menjajal langsung Honda Icon-e, yang didesain untuk kebutuhan berkendara praktis dan aman di lingkungan perkotaan. Sesi praktik ini menjadi sarana yang efektif untuk menerapkan teori yang telah dipelajari, memperkuat pemahaman siswa di luar ruang kelas.
Melalui kegiatan ini, Asmo Sulsel berharap para pelajar dapat menjadi pengguna jalan yang lebih sadar akan keselamatan serta berkontribusi dalam menciptakan budaya berkendara yang aman di masyarakat. Komitmen ini akan terus dilanjutkan di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Selatan, Tenggara, Barat, hingga Ambon, demi menciptakan keselamatan bersama di jalan raya.





