Penjelasan Pertamina Terkait Kendala Pengisian BBM Ambulans di SPBU Sabilambo Kolaka

oleh -68 Dilihat

Kolaka, Berikabar.co – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan tanggapan resmi terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kendaraan ambulans yang disebut tidak dapat melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU 74.935.08 Sabilambo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (2/6) lalu.

Berdasarkan hasil pengecekan dan klarifikasi sementara di lapangan, kendaraan ambulans tersebut mendatangi SPBU untuk melakukan pengisian BBM jenis Pertalite. Sesuai dengan ketentuan Program Subsidi Tepat yang berlaku, operator SPBU kemudian melakukan verifikasi terhadap QR Code yang digunakan dalam transaksi pengisian BBM bersubsidi tersebut.

Namun, dari hasil verifikasi digital, diketahui bahwa kuota pada QR Code kendaraan ambulans yang bersangkutan telah habis. Pengemudi ambulans kemudian menunjukkan QR Code lain. Setelah dilakukan pengecekan ulang oleh petugas, QR Code kedua tersebut ternyata tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan ambulans yang sedang melakukan pengisian. Merujuk pada aturan ketat Program Subsidi Tepat, operator SPBU secara sistem tidak dapat memproses transaksi yang tidak sinkron tersebut.

Sales Branch Manager III Fuel Sulawesi Tenggara, Deraldi Diyesa, menjelaskan bahwa Pertamina sangat memahami pentingnya operasional kendaraan layanan darurat, terutama ambulans yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan di masyarakat.

“Kami memahami bahwa ambulans memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat yang harus sejalan dengan prosedur yang ada,” ujar Deraldi.

Lebih lanjut, Deraldi menyampaikan bahwa sebagai solusi instan saat kejadian, petugas SPBU sebenarnya telah menawarkan alternatif pengisian menggunakan BBM non-subsidi, yaitu Pertamax. Hal ini dimaksudkan agar perjalanan penting kendaraan ambulans tersebut tetap dapat dilanjutkan tanpa hambatan.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina terus bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan prima.

BACA JUGA :  Kampanye Terbatas ASR-Hugua Urai Sejumlah Kebutuhan Warga Ranomeeto Barat

“Kami telah melakukan penelusuran dan koordinasi dengan pengelola SPBU serta instansi terkait untuk memperoleh gambaran utuh atas kejadian ini. Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati,” jelas Lilik.

Sebagai langkah evaluasi dan pencegahan ke depan, saat ini Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi tengah intensif berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan setempat. Langkah ini diambil untuk memastikan kesesuaian data kendaraan dinas serta ketepatan penggunaan QR Code pada armada ambulans agar sejalan dengan ketentuan regulasi Program Subsidi Tepat.

Pertamina juga kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat dan instansi untuk selalu menggunakan QR Code yang tepat dan sesuai dengan identitas kendaraan yang digunakan saat bertransaksi BBM Bersubsidi. Jika terdapat perubahan fisik atau identitas kendaraan, masyarakat diharapkan segera melakukan pembaruan data (update) pada kanal resmi pendaftaran yang telah disediakan Pertamina.