Investor Muda Kuasai Pasar Modal Sultra, Transaksi Saham Tembus Rp133 Miliar

oleh -392 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Minat masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) terhadap investasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru hingga 30 April 2025, jumlah investor pasar modal di Sultra telah mencapai 90.039 Single Investor Identification (SID), mengalami peningkatan sebanyak 1.356 investor hanya dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

Dari total investor tersebut, investor saham tercatat sebanyak 33.052 SID, naik 916 investor dibandingkan data per akhir Desember 2024. Sementara itu, nilai transaksi saham masyarakat Sultra dalam periode empat bulan terakhir tercatat mencapai Rp133 miliar.

Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tenggara, Bayu Saputra, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya investasi jangka panjang semakin meningkat, terutama di kalangan anak muda.

“Sebanyak 75% dari total investor di Sultra saat ini berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun, dan 66% di antaranya adalah laki-laki. Ini menjadi indikasi kuat bahwa generasi muda mulai sadar akan pentingnya perencanaan keuangan dan melek investasi,” terang Bayu, Selasa (3/6/2025).

Ia menambahkan bahwa meskipun jumlah investor secara umum masih perlu ditingkatkan, tren yang terjadi merupakan sinyal positif bagi pertumbuhan inklusi keuangan di daerah. Peningkatan ini juga tidak lepas dari upaya edukasi dan sosialisasi pasar modal yang dilakukan BEI bersama mitra strategis, termasuk universitas, komunitas, serta media lokal.

“Kami akan terus menguatkan edukasi pasar modal di seluruh wilayah Sultra. Fokus kami saat ini adalah menjangkau lebih banyak pelajar, mahasiswa, serta pelaku UMKM yang ingin mengenal dan memanfaatkan pasar modal sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi pribadi,” tambahnya.

Dengan dominasi investor muda dan pertumbuhan transaksi yang stabil, Bayu optimistis bahwa pasar modal di Sultra akan menjadi pilar penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah berbasis literasi finansial dan digitalisasi keuangan.

BACA JUGA :  Apresiasi Pelanggan, Pertamina Beri Potongan Harga BBM Spesial HUT ke-80 RI