Tegaskan Anggaran untuk Rakyat, Gubernur Sultra: Jangan Ada Lagi Anggaran Besar untuk Layani Pimpinan

oleh -51 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memberikan penegasan keras kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan seluruh pemangku kepentingan untuk menempatkan aspirasi masyarakat sebagai prioritas tertinggi dalam perencanaan pembangunan. Ia menekankan agar forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi wadah nyata yang mencerminkan kebutuhan publik, bukan sekadar agenda rutin.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (4/5/2026). Dalam pidatonya, ia mengingatkan para pejabat untuk lebih proaktif dalam mendeteksi dan menangani persoalan di tengah masyarakat tanpa harus menunggu adanya tekanan dari media sosial.

“Jangan menunggu viral baru dikerjakan. Infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan, perumahan, dan lain-lain, harus terangkum di musrenbang,” tegas Andi Sumangerukka.

Selain masalah infrastruktur, Gubernur yang akrab disapa ASR ini juga menyoroti penggunaan anggaran daerah. Ia menginstruksikan adanya pergeseran paradigma dalam pengelolaan keuangan daerah, di mana porsi anggaran harus lebih besar dialokasikan untuk menyentuh kepentingan masyarakat luas daripada kebutuhan protokoler kepemimpinan.

“Anggaran fokus melayani masyarakat, bukan melayani pemimpin. Tidak boleh lagi anggaran hanya lebih besar untuk melayani pimpinan,” ujarnya secara lugas.

Ia menilai Musrenbang merupakan forum strategis yang harus dimanfaatkan secara maksimal untuk merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, akurasi data lapangan adalah kunci agar program yang dilahirkan benar-benar menjadi solusi atas kebutuhan mendasar masyarakat Sultra.

Penegasan ini disampaikan sebagai instruksi akhir menjelang pembukaan Musrenbang Provinsi Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan akan dibuka secara langsung oleh Gubernur pada Selasa (5/5/2026). Melalui momentum ini, Pemerintah Provinsi Sultra berkomitmen membangun ekosistem pemerintahan yang lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

BACA JUGA :  PT Vale dan PAMA Gelar First Digging Ceremony, Proyek Pomalaa Mulai Operasi Menuju 2026