Kendari, Berikabar.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar acara pisah sambut kepala dinas yang lama dan yang baru, dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaboratif. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat sinergi antar elemen pendidikan di daerah, sekaligus memperkenalkan sejumlah pejabat struktural yang baru.
Yusmin, selaku mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, menyampaikan pesan penting terkait keberlanjutan kolaborasi yang telah terbangun selama masa kepemimpinannya. “Penting untuk melanjutkan kolaborasi ini agar proses berjalan dengan baik,” ujarnya di hadapan para undangan.
Dalam kesempatan tersebut, berbagai kepala bidang turut diperkenalkan, termasuk Kepala Bidang Perencanaan dan Kepala Bidang Kebudayaan. Yusmin juga menekankan pentingnya dukungan dari para kepala sekolah dan pengawas dalam menghadapi berbagai permasalahan internal di sekolah. Ia tidak lupa menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kesalahan selama masa kepemimpinannya, serta menegaskan kembali pentingnya kerja sama antar semua pihak demi peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Tenggara.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Prof. Aris Badara, mengawali sambutannya dengan menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menyebut, penunjukannya sebagai kepala dinas merupakan kelanjutan dari perjalanan panjangnya sebagai dosen yang telah menempuh berbagai tugas fungsional.
Prof. Aris menyoroti kompleksitas dalam mengelola institusi pendidikan dan menegaskan bahwa kolaborasi serta kerja sama merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan tersebut. Ia juga memberikan apresiasi terhadap pencapaian yang telah diraih oleh kepemimpinan sebelumnya, termasuk berbagai program yang telah dijalankan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan tekadnya untuk membangun unit sekolah unggulan di provinsi ini serta memperbaiki kekurangan yang ada. Ia mengajak seluruh elemen pendidikan, termasuk tenaga pendidik, pengawas, dan stakeholder lainnya untuk mengedepankan pengalaman praktis dalam mendukung program-program pendidikan.
Prof. Aris juga menekankan pentingnya karakter kepemimpinan yang kuat dalam mewujudkan tujuan bersama. Ia berharap dapat berdiskusi lebih lanjut dengan para rekan untuk merumuskan strategi terbaik dalam mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Tenggara.
Acara pisah sambut ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antar pihak serta meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan dan kebudayaan di wilayah Sultra.





