Makassar, Berikabar.co – Dukungan penuh diberikan oleh Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terhadap perjuangan para pebalap dari Astra Honda Racing Team (AHRT) yang akan berlaga dalam ajang Mandalika Racing Series (MRS) 2025. Ajang balap nasional bergengsi ini akan digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada akhir pekan ini, tepatnya tanggal 12–13 April 2025.
Melalui pernyataan resminya, Manager Marketing Asmo Sulsel, Kresna Murti Dewanto, menyatakan keyakinannya terhadap performa para pebalap muda yang telah dibina AHM. “Kami percaya, dengan persiapan yang matang, para pembalap AHRT mampu meraih hasil terbaik di lintasan Mandalika,” ujarnya pada Kamis, 10 April 2025.
Melihat pencapaian gemilang pada musim sebelumnya, di mana AHRT sukses mendominasi kelas 600cc dan membawa M. Adenanta Putra menjadi juara umum, Asmo Sulsel merasa optimistis akan peluang besar yang dapat kembali diraih oleh para pembalap tahun ini. “Prestasi mereka di tahun lalu menjadi penyemangat tambahan,” tambah Kresna.
Untuk musim 2025, AHRT kembali menurunkan empat pebalap andalan mereka di kelas National Supersport 600cc. Mereka adalah M. Adenanta Putra, Herjun Atna Firdaus, Fadillah Arbi Aditama, dan Rheza Danica Ahrens, yang masing-masing akan menggeber motor Honda CBR600RR—motor sport andalan Honda yang telah terbukti andal di lintasan balap.
Sementara itu, Davino Britani, salah satu pembalap binaan AHRT, dipastikan absen pada seri pertama ini karena sedang berkompetisi dalam Asia Talent Cup yang digelar di Qatar. Ketidakhadirannya membuka peluang lebih besar bagi rekan-rekannya untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen awal.
Asmo Sulsel, sebagai bagian dari jaringan distribusi Honda, menyampaikan bahwa dukungan mereka tidak hanya bersifat teknis, tapi juga emosional dan moral. “Kami bersama masyarakat Sulawesi Selatan akan terus mendoakan yang terbaik. Semoga para pembalap AHRT bisa kembali membanggakan nama Honda dan Indonesia,” lanjut Kresna.
Keikutsertaan para pebalap muda AHRT di kelas National Supersport 600cc ini merupakan bagian dari komitmen Astra Honda Motor (AHM) dalam menciptakan ekosistem balap yang berkelanjutan di Indonesia. Ajang MRS menjadi wadah penting dalam pembinaan dan pematangan talenta sebelum mereka melangkah ke ajang balap yang lebih kompetitif di level Asia dan internasional.
Adenanta Putra, yang menyandang gelar juara umum tahun lalu, menyatakan ambisinya untuk mempertahankan prestasi tersebut. “Saya sangat antusias menghadapi MRS 2025. Mandalika adalah lintasan penting bagi saya, dan saya ingin tampil maksimal untuk terus berkembang, terutama jelang ARRC di sirkuit yang sama,” ucapnya penuh semangat.
Pembalap muda lainnya, Fadillah Arbi Aditama, mengungkapkan bahwa MRS 2025 menjadi ajang krusial dalam perjalanan karier balapnya. Ia menilai kompetisi ini akan menantang sekaligus mengasah kemampuannya di kelas 600cc yang semakin ketat. “Saya ingin memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan dengan hasil terbaik,” kata Arbi.
Begitu juga dengan Herjun Atna Firdaus dan Rheza Danica Ahrens yang siap bersaing di level tertinggi. Dukungan penuh dari tim, pelatihan intensif, serta pengalaman sebelumnya menjadi bekal penting bagi keduanya untuk bersaing di antara nama-nama besar lainnya dalam kejuaraan nasional ini.
Dengan dukungan kuat dari Asmo Sulsel serta kesiapan tim dan pembalap, MRS 2025 diprediksi akan menjadi ajang yang menarik dan penuh aksi. Semua mata tertuju pada Mandalika, menanti bagaimana para pebalap AHRT akan mencetak prestasi dan membawa harum nama daerah serta bangsa di kancah balap nasional.





