BI Sultra Koordinasi Dengan Perbankan Antisipasi Upal Jelang Pemilu

oleh -341 Dilihat
Ilustrasi

Kendari, Berikabar.co  – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengantisipasi adanya potensi peredaran uang palsu (upal) jelang pemilu 2024 mendatang, Deputi Kepala Perwakilan BI Sultra Adik Afrinaldi mengatakan antisipasi upal guna memastikan uang yang disalurkan ke perbankan benar-benar uang rupiah asli.

“Kalau untuk tindakan dari kami (mencegah peredaran uang palsu saat pemilu), tentu kita akan selalu mengantisipasi, akan selalu siap apabila ada, kita selalu berkoordinasi dengan perbankan itu, dan selalu memantau pertukaran uang agar tidak ada uang palsu,” ungkapnya, Selasa (30/5/2023).

Dijelaskan, dalam mendistribusikan uang rupiah ke sejumlah perbankan yang ada di Sultra hingga kas titipan akan dipastikan uang yang didistribusikan benar-benar uang rupiah yang layak edar dan bukan uang palsu. “Kita kan selalu mengirim uang ke daerah-daerah baik ke bank atau ke kas titipan. Di situ baik BI maupun perbankan pasti akan mengecek apakah ada uang palsu atau nggak,” ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat ketika menemukan indikasi adanya upal, maka segera dilaporkan. “Setelah itu nanti ada langkah-langkah, kita ada ahli-ahli uang rupiah kita yang akan meneliti apakah benar-benar uang tidak asli atau seperti apa,” imbaunya.

Selain itu, upaya menekan peredaran uang palsu dengan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap cara mengetahui ciri-ciri keaslian uang Rupiah melalui metode 3D yaitu dilihat, diraba dan diterawang.

Adik menambahkan, dalam menekan peredaran uang palsu dan uang tidak layak edar, BI Sultra rutin melakukan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah pada berbagai ajang internal maupun kegiatan kolaborasi dengan eksternal secara gencar, konsisten dan berkala.

BACA JUGA :  Kolaborasi PLN, BPN dan Kejaksaan Tinggi, Percepat Pengamanan Sertifikasi Asset Negara