Satgas Damai Cartenz Dampingi Anak-anak di Ilaga Lewat Terapi Bermain

oleh -66 Dilihat

Papua Pegunungan, Berikabar.co – Suasana di SD Inpres Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, tampak berbeda, Jumat (4/9/2026). Para siswa terlihat lebih santai ketika personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Tim Support Psikologi hadir dan berinteraksi langsung dengan mereka.

Kegiatan yang dipimpin Wakasatgas Banops Damai Cartenz-2026, AKP Ferdinan Alfa Pikey, S.Tr.K., S.I.K., tersebut mengedepankan pendekatan humanis melalui pendampingan psikologis dengan terapi bermain. Selain itu, personel juga menyerahkan tas dan alat tulis untuk mendukung kebutuhan belajar para siswa.

Setibanya di lingkungan sekolah, personel tidak langsung menggelar kegiatan secara formal. Mereka terlebih dahulu membangun kedekatan dengan anak-anak melalui percakapan ringan dan aktivitas bermain bersama.

Suasana kemudian semakin cair ketika anak-anak mengikuti terapi bermain yang dipandu Tim Support Psikologi. Para siswa diajak terlibat langsung dalam berbagai aktivitas bersama personel dan tim psikologi dalam suasana santai dan menyenangkan.

Personel turut berada di tengah-tengah siswa, mengikuti aktivitas mereka, berkomunikasi, serta memberikan respons selama kegiatan berlangsung. Pendekatan tersebut membuat interaksi berjalan lebih alami tanpa memberikan tekanan kepada anak-anak.

Bagi tim psikologi, aktivitas bermain menjadi ruang untuk mendampingi anak-anak secara lebih dekat. Sementara bagi para siswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk bermain dan berkomunikasi bersama personel kepolisian dalam suasana yang berbeda dari kegiatan belajar sehari-hari.

Interaksi berlangsung secara natural. Sebagian anak mengikuti permainan bersama kelompok, sementara lainnya berinteraksi langsung dengan personel di sekitarnya. Personel mengikuti aktivitas anak-anak sembari membangun komunikasi sederhana sehingga kegiatan tidak terasa seperti pembelajaran formal.

Setelah sesi terapi bermain selesai, personel menyerahkan tas dan alat tulis kepada para siswa. Perlengkapan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan mereka dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

BACA JUGA :  Komisi VII DPR RI Dukung PT Vale Terus Jalankan Pertambangan Mengedepankan ESG

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan bersama anak-anak perlu dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan psikologis dan pendidikan mereka.

“Anak-anak membutuhkan ruang yang aman dan nyaman untuk belajar, bermain, dan berinteraksi. Karena itu, pendampingan melalui terapi bermain menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi dengan mereka sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Ia meminta personel yang melaksanakan kegiatan bersama masyarakat untuk menyesuaikan pendekatan dengan kondisi di lapangan.

“Dalam berinteraksi dengan anak-anak, jangan hanya melihat kegiatan dari sisi formal. Berikan ruang kepada mereka untuk bermain, berbicara, dan berinteraksi. Dengan begitu, kita dapat memahami mereka sekaligus memastikan kegiatan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan terapi bermain memberikan kesempatan kepada personel dan tim psikologi untuk berinteraksi dengan anak-anak melalui aktivitas yang lebih dekat dengan keseharian mereka.

“Terapi bermain membuat interaksi dengan anak-anak berlangsung lebih natural. Mereka dapat bermain, berkomunikasi, dan mengikuti kegiatan bersama personel dalam suasana yang nyaman. Tim psikologi kemudian mendampingi jalannya kegiatan sesuai dengan kondisi anak-anak,” ujar Wakaops Damai Cartenz-2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi personel untuk melihat secara langsung kondisi anak-anak di lingkungan sekolah.

“Selain memberikan perlengkapan sekolah, kita ingin waktu yang diluangkan bersama anak-anak memiliki manfaat. Ketika personel ikut bermain dan berinteraksi, anak-anak memiliki ruang untuk merasa nyaman dan terbuka selama mengikuti kegiatan,” tambahnya.

Kepala Sekolah Dasar Inpres Kago, Kindenius Wonda, S.Th., menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada sekolah serta para siswa.

BACA JUGA :  Lawan Stunting, Pemerintah Provinsi Sultra Padukan Pendekatan Medis dan Perubahan Perilaku Budaya

“Saya sebagai Kepala Sekolah SD Inpres Kago menyampaikan banyak terima kasih kepada Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz yang sudah datang memberikan kecerahan dan perhatian kepada kami di sekolah ini. Anak-anak senang sekali dan kami merasa diperhatikan,” ungkap Kindenius.

Ia mengatakan para siswa menikmati kesempatan bermain dan berinteraksi bersama personel.

“Anak-anak sangat senang karena bisa bermain dan berinteraksi bersama bapak-bapak polisi. Bantuan perlengkapan sekolah yang diberikan juga sangat membantu anak-anak dalam kegiatan belajar,” katanya.

Kindenius juga menyampaikan doa agar seluruh personel yang menjalankan tugas di Papua diberikan perlindungan dan keselamatan.

“Kami berdoa Tuhan selalu memberkati bapak-bapak dalam tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Tuhan jaga dan lindungi, supaya semua tugas berjalan baik dan aman,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menjalankan tugas. Kehadiran personel tidak hanya diarahkan pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk bermain, berinteraksi, serta mendukung proses tumbuh kembang mereka di Papua.