Inaugurasi PW GP Ansor Sultra, Gubernur ASR Ajak Kader Kolaborasi Bangun Ekonomi dan SDM

oleh -167 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Estafet kepemimpinan Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Tenggara resmi bergulir  2025–2029. Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat di Kota Kendari ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang memproyeksikan organisasi ini sebagai mitra strategis dalam mengakselerasi pembangunan daerah, Jumat (9/1/2026).

Andi Sumangerukka menegaskan bahwa GP Ansor harus mampu bertransformasi di tengah arus disrupsi teknologi dan dinamika global yang kian kompleks. Ia memandang organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini memiliki modalitas yang lengkap untuk menjawab tantangan zaman.

“GP Ansor tidak hanya mencetak kader yang kuat secara fisik, tetapi juga matang secara intelektual, spiritual, dan emosional. Pemerintah provinsi membuka ruang bagi Ansor untuk menjadi mitra strategis pembangunan yang adil dan berkelanjutan,” ujar Andi Sumangerukka.

Satu poin krusial yang ditekankannya yakni sinergi di sektor ekonomi kerakyatan. Ia secara khusus menawarkan peluang kolaborasi antara lini usaha yang dikelola pemerintah provinsi dengan unit bisnis milik GP Ansor untuk memperkuat kemandirian pemuda.

“Saat ini Koperasi Merah Putih sudah berjalan, GP Ansor juga memiliki koperasi. Ke depan, ini bisa dikolaborasikan, terutama untuk penguatan SDM anak-anak muda,” katanya.

Sejalan dengan penguatan ekonomi, ia juga memaparkan progres masif pembangunan infrastruktur sebagai penopang aktivitas warga. Hingga saat ini, Pemprov Sultra telah merampungkan pembangunan jalan sepanjang 36 kilometer dan akan terus meningkat hingga mencapai target 100 kilometer. Keberhasilan ini menempatkan Sulawesi Tenggara di peringkat tiga nasional dalam hal performa pembangunan jalan.

“Tanpa infrastruktur jalan, ekonomi daerah sulit bergerak, terutama di wilayah kepulauan dan pinggiran. Dengan capaian 36 kilometer, Sulawesi Tenggara berada di peringkat tiga nasional dan mendapatkan dukungan Inpres,” jelasnya.

BACA JUGA :  Perkuat Armada dan Rute Internasional, Pelita Air Hadirkan Promo Fantastis di Momen Kemerdekaan

Meski pembangunan fisik menjadi prioritas, Andi Sumangerukka mengingatkan bahwa pondasi utama kemajuan daerah terletak pada kualitas manusianya. Ia tidak ingin daerah hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam yang bisa habis sewaktu-waktu.

“Ke depan, yang paling menentukan adalah kualitas manusia. Karena itu, SDM harus disiapkan sejak sekarang agar Sulawesi Tenggara tidak tertinggal,” tegasnya.

Menutup arahannya, ia menitipkan tiga agenda besar bagi pengurus baru GP Ansor yakni peningkatan kompetensi melalui pelatihan vokasi, pengembangan kewirausahaan UMKM, serta konsistensi dalam menjaga moderasi beragama guna membentengi Sultra dari paham ekstremisme. Ia berharap kepengurusan periode 2025–2029 ini dapat menjalankan amanah dengan tanggung jawab penuh demi kemaslahatan umat dan bangsa.