Sorowako, Berikabar.co – Proyek Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite terus menunjukkan perkembangan positif pada kuartal pertama 2026. Hingga saat ini, progres konstruksi tambang telah mencapai 43 persen sebagai bagian dari upaya mempercepat kesiapan operasional proyek.
Seiring dengan capaian tersebut, pembangunan berbagai infrastruktur utama, fasilitas pendukung, serta fasilitas operasional terus dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai rencana.
Selain fokus pada pembangunan fisik, pelaksanaan proyek juga dibarengi dengan komitmen terhadap aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Berbagai program terus diimplementasikan, di antaranya penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), edukasi kesehatan bagi pekerja dan masyarakat, pelaksanaan emergency drill sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat, pengembangan Kebun Nanas Pondata, hingga penguatan pengelolaan lingkungan melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Pelaksanaan program-program tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memastikan pengembangan proyek tidak hanya berorientasi pada pencapaian target konstruksi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Keberhasilan yang telah dicapai hingga saat ini juga merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk mitra kerja yang terus bersinergi dalam mendukung pembangunan proyek.
Dengan progres konstruksi yang terus meningkat, Indonesia Growth Project Sorowako Limonite diharapkan mampu menjadi salah satu proyek strategis yang mendukung pengembangan industri pertambangan berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.





