Kapolda Sultra Sebut Komunikasi Jadi Kunci Cegah Kesalahpahaman terhadap Tugas Kepolisian

oleh -63 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Sultra dalam mengimplementasikan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, melalui berbagai pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.

“Yang pertama saya selaku Kapolda Sulawesi Tenggara mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, tokoh-tokoh agama, yang juga bersama-sama dengan para tokoh pemuda untuk menjaga Sulawesi Tenggara ini dengan baik, aman, tertib dan kondusif sehingga aman, tertib, kondusif ini bisa kita lakukan bersama-sama untuk mewujudkan aktivitas masyarakat dengan damai. Masyarakat nyaman melaksanakan aktivitas hari-hari,” ujar Himawan.

Ia mengatakan, sinergitas dan komunikasi menjadi fondasi utama dalam membangun keamanan yang berkelanjutan. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki tujuan yang sama agar kondisi yang aman dan kondusif dapat terus terjaga.

Kapolda menjelaskan, momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi bagi institusi Polri untuk terus berbenah sekaligus menunjukkan bahwa setiap tugas kepolisian harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“80 tahun Hari Bhayangkara ini merupakan wujud Polri mengoreksi diri, wujud Polri menyampaikan bahwa yang sudah dilakukan Polri itu bermanfaat bagi masyarakat. Tagline Polri untuk Masyarakat pun itu adalah tagline terkait dengan aktivitas Polri yang dikaitkan dengan kemanfaatannya bagi masyarakat,” katanya.

Di Sulawesi Tenggara, lanjut Himawan, Polda Sultra bersama seluruh jajaran terus berupaya menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui operasi kemanusiaan, peningkatan pelayanan kepolisian, langkah-langkah preventif, hingga penegakan hukum yang profesional.

BACA JUGA :  Didikan Astra Honda, Empat Pebalap Muda Indonesia Bertekad Raih Podium di IATC Sepang

“Khusus di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara kami, Polda Sultra dan jajaran juga memiliki keinginan ataupun tekad untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Di antaranya adalah kegiatan-kegiatan terkait dengan operasi kemanusiaan, kemudian kegiatan-kegiatan lain dalam pelayanan Polri, pelayanan dalam hal tataran preventif dan pelayanan dalam penegakan hukum,” jelasnya.

Ia mencontohkan salah satu bentuk pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat adalah pengembalian barang bukti kepada para korban setelah proses hukum memungkinkan dilakukan. Selain itu, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi langkah preventif untuk menciptakan rasa aman.

“Kami telah melakukan kegiatan-kegiatan yang kemanfaatannya dirasakan oleh masyarakat. Contohnya adalah dengan mengembalikan barang bukti yang disita kepada korban atau masyarakat. Kemudian dalam tataran preventif kami melakukan kegiatan-kegiatan menghadirkan Polri di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar memperoleh pemahaman yang utuh mengenai berbagai perkembangan situasi keamanan dan tugas-tugas kepolisian.