Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Sulselbar

oleh -81 Dilihat

Parepare, Berikabar.co  – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hiswana Migas Pare-Pare menggelar program upskilling bagi operator dan pengawas SPBU di wilayah Fuel III Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Lagota Cafe, Parepare, Kamis (2/7/2026), menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lini terdepan distribusi energi.

Pelatihan tersebut diikuti puluhan operator dan pengawas SPBU dengan materi yang mencakup pembaruan regulasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM), peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan, penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), hingga penguatan implementasi Program Subsidi Tepat melalui verifikasi QR Code pada setiap transaksi BBM bersubsidi.

Selain memperbarui pemahaman terhadap regulasi, peserta juga dibekali kemampuan memberikan pelayanan prima, menangani keluhan pelanggan secara profesional, serta memperkuat penerapan standar operasional prosedur (SOP) guna memastikan pelayanan di SPBU berlangsung optimal, konsisten, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Pjs. Sales Branch Manager Sulselbar III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, mengatakan pelatihan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan untuk memastikan kompetensi operator terus berkembang mengikuti dinamika operasional di lapangan.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memastikan operator selalu mengikuti perkembangan regulasi, memiliki kemampuan memberikan pelayanan yang profesional, serta mampu menangani masukan maupun keluhan pelanggan dengan tepat. Di saat yang sama, kami juga terus memperkuat penerapan budaya HSSE agar setiap pekerja dapat menjalankan tugas dengan aman, nyaman, dan sesuai standar operasional,” ujar Ridho.

Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kecepatan melayani konsumen, tetapi juga dari kemampuan operator memberikan solusi atas setiap keluhan pelanggan serta menjalankan setiap tahapan pekerjaan sesuai SOP yang berlaku. Verifikasi QR Code Program Subsidi Tepat juga menjadi bagian penting dalam memastikan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

BACA JUGA :  Pimpin Apel Pagi Perdana, PJ Gubernur Sampaikan Tiga Arahan Penting

“Verifikasi dilakukan pada setiap transaksi BBM bersubsidi sebagai bagian dari pengawasan agar penyaluran berlangsung sesuai ketentuan. Langkah ini mendukung distribusi energi yang lebih tepat sasaran sekaligus menjaga hak masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Pare-Pare, H. Ibrahim Mukti, menilai pelatihan tersebut turut memperkuat kapasitas pengawas SPBU dalam menjaga kualitas pelayanan kepada konsumen sekaligus memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai standar.

“Pengawas memiliki peran penting dalam memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga. Melalui pelatihan ini diharapkan pengawas semakin mampu melakukan pembinaan kepada operator, menjaga kualitas dan kuantitas penyaluran BBM, serta merespons berbagai dinamika pelayanan di lapangan secara cepat dan tepat,” ungkap Ibrahim.

Di sisi lain, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan peningkatan kompetensi operator dan pengawas SPBU merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadirkan layanan energi yang semakin andal bagi masyarakat.

“Operator dan pengawas SPBU merupakan ujung tombak pelayanan Pertamina kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi, penguatan budaya keselamatan, serta pemahaman terhadap regulasi menjadi aspek penting yang terus kami dorong agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Lilik.