OJK Sultra: Kepemilikan Rekening Pelajar Bukan Sekadar Akses Keuangan, tetapi Pembentukan Karakter

oleh -50 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menegaskan bahwa Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk membangun budaya pengelolaan keuangan sejak usia dini melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Hal itu disampaikan Bismi saat peluncuran pembukaan 60.819 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Kendari, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, LPS Wilayah III Sulampua, industri jasa keuangan, Baznas, serta para pemangku kepentingan lainnya di Balai Kota Kendari.

Menurut Bismi, menabung bukan hanya berkaitan dengan penyimpanan dana, tetapi menjadi fondasi penting dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat bagi generasi muda.

“Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak dini. Kepemilikan rekening tabungan diharapkan tidak hanya meningkatkan akses keuangan bagi pelajar, tetapi juga membentuk karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” ujar Bismi.

Ia menambahkan, keberhasilan implementasi Program KEJAR membutuhkan sinergi yang berkesinambungan antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan agar budaya menabung terus tumbuh di kalangan pelajar.

Melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 60.819 rekening Simpel berhasil dibuka bagi siswa SD, SMP, MI, MTs, dan MA di Kota Kendari. Bank Sultra merealisasikan 50.537 rekening, sedangkan PT BPR Bahteramas Kendari membuka 10.282 rekening bagi peserta didik di lingkungan madrasah.

Selain pembukaan rekening Simpel, para pelajar juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menabung dari LPS Wilayah III Sulampua, pemahaman mengenai cinta, bangga, dan paham rupiah dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, serta edukasi keuangan melalui kuis interaktif yang diselenggarakan OJK.

BACA JUGA :  Pengedar Sabu di Kolaka dan Kendari Berhasil Diringkus Polisi

OJK Sultra meyakini bahwa budaya menabung hanya dapat terbangun melalui kolaborasi yang konsisten antara pemerintah, industri jasa keuangan, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Karena itu, Program KEJAR akan terus diperkuat sebagai program strategis nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pelajar menuju Indonesia Emas 2045.