Gubernur ASR Canangkan Gerakan Indonesia ASRI: Ubah Wajah Bumi Anoa Menjadi Lebih Rapi dan Sehat

oleh -151 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia pada awal Februari lalu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi meluncurkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini ditegaskan bukan sekadar kerja bakti rutin, melainkan sebuah gerakan masif yang menjadi simbol gerak cepat dan kekompakan seluruh elemen di Bumi Anoa.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menginstruksikan seluruh jajaran Bupati, Wali Kota, pimpinan OPD, instansi vertikal, hingga pelaku usaha dan UMKM untuk terlibat aktif. Sesuai arahan Gubernur, seluruh unsur diwajibkan melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal dua kali sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Jumat.

Fokus utama gerakan ini mencakup pembersihan lingkungan secara menyeluruh, penataan kabel yang semrawut, hingga penertiban baliho serta papan reklame (billboard) yang tidak tertata. Tujuannya jelas: mengembalikan estetika kawasan publik agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Sejumlah aset strategis milik Pemerintah Provinsi menjadi sasaran utama penataan, di antaranya kawasan eks MTQ, tempat pelelangan ikan (TPI), kolam retensi, hingga ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar Kantor Gubernur. Selain itu, kawasan water sport eks Kafe Segitiga di Teluk Kendari, sejumlah terminal, serta eks Kantor KPU turut masuk dalam daftar prioritas perbaikan.

Guna memastikan efektivitas di lapangan, Pemprov Sultra juga bersinergi dengan Pemerintah Kota Kendari dalam menata area publik seperti Pasar Sentral, Kali Kadia, dan Lapangan Benua-Benua agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Menariknya, Gerakan Indonesia ASRI di bawah kepemimpinan Andi Sumangerukka tidak hanya menyentuh aspek fisik lingkungan. Di sektor pendidikan, pembinaan siswa diperkuat dengan melibatkan TNI-Polri guna mencegah tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini dilakukan agar semangat “ASRI” juga meresap ke dalam pembentukan karakter generasi muda.

BACA JUGA :  ASR-Hugua Minta Dukungan Warga Kolaka di Pilgub Sultra

Gubernur menegaskan bahwa setiap perangkat daerah wajib melakukan pengarahan internal serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan kurvei dimulai. Melalui gerakan ini, Pemprov Sultra berkomitmen membangun budaya bersih, tertib, dan disiplin sebagai fondasi utama menuju lingkungan yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.