Konawe Kepulauan, Berikabar.co – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik melalui program SIMPUL (SIM Masuk Pulau). Program tersebut digelar di Lapangan Apel Polsek Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sabtu (4/7/2026), guna mempermudah masyarakat mengurus penerbitan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus menempuh perjalanan ke daratan utama.
Pelayanan yang dilaksanakan oleh Seksi SIM Subdirektorat Registrasi dan Identifikasi (Subdit Regident) Ditlantas Polda Sultra itu merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendekatkan layanan administrasi lalu lintas kepada masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.
Kegiatan dimulai pukul 07.30 Wita dengan apel kesiapan personel. Tim pelayanan melibatkan personel Polri, tenaga kesehatan, psikolog, serta instruktur dari lembaga pelatihan mengemudi yang bekerja secara terpadu untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan profesional.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat mengakses seluruh tahapan penerbitan SIM, baik untuk permohonan baru maupun perpanjangan. Proses pelayanan dimulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, hingga ujian teori menggunakan Audio Visual Integrated System (AVIS) berbasis komputer.
Setelah itu, pemohon mengikuti ujian praktik di arena dan di jalan umum sebelum memasuki tahapan akhir berupa pencetakan SIM.
Untuk mendukung kelancaran pelayanan, Ditlantas Polda Sultra mengerahkan Bus SIM Keliling, kendaraan uji praktik roda dua dan roda empat, serta kendaraan pendukung dari lembaga pelatihan mengemudi. Kehadiran sarana tersebut memungkinkan seluruh rangkaian pelayanan dilaksanakan secara lengkap di lokasi.
Melalui program SIMPUL, masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan tidak lagi harus menyeberang atau melakukan perjalanan jauh ke kota hanya untuk mengurus SIM. Inovasi ini sekaligus menjadi upaya memperluas akses pelayanan administrasi lalu lintas bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Selain memberikan kemudahan dalam pengurusan SIM secara lebih efisien, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki kompetensi berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas sebagai bagian dari upaya mewujudkan keselamatan di jalan.





