Keselamatan Pembonceng Jadi Fokus, Asmo Sulsel Berikan Edukasi Safety Riding kepada Warga

oleh -97 Dilihat

Makassar, Berikabar.co – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar edukasi safety riding sebagai bagian dari komitmennya dalam mengampanyekan budaya berkendara aman kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan menyasar warga Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar, yang berlangsung di Posyandu Dahlia pada Kamis (11/6/2026).

Sekitar 20 warga mengikuti kegiatan tersebut dan mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya keselamatan berkendara, baik sebagai pengendara maupun sebagai pembonceng sepeda motor.

Edukasi dipandu oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny. Dalam sesi teori, peserta diberikan pemahaman mengenai risiko kecelakaan lalu lintas, pentingnya disiplin berlalu lintas, serta penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara seperti helm, jaket, celana panjang, dan sepatu saat menggunakan sepeda motor.

Selain materi teori, peserta juga mengikuti sesi praktik yang dipandu langsung oleh Wanny bersama Restu Wahdini, yang juga merupakan instruktur safety riding Asmo Sulsel.

Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik berboncengan yang aman, mulai dari posisi duduk yang benar, tata cara naik dan turun dari sepeda motor, hingga menjaga keseimbangan selama perjalanan.

Menariknya, sebagian besar peserta merupakan warga lanjut usia yang dalam aktivitas sehari-hari lebih sering menjadi pembonceng dibandingkan sebagai pengendara. Kondisi tersebut membuat materi edukasi lebih difokuskan pada aspek keselamatan bagi pembonceng yang kerap kali dianggap memiliki risiko lebih rendah dibandingkan pengendara.

Wanny menjelaskan bahwa tingkat risiko yang dihadapi pembonceng saat terjadi kecelakaan lalu lintas sama besarnya dengan pengendara, sehingga pemahaman mengenai keselamatan harus dimiliki oleh keduanya.

“Sering kali masyarakat menganggap bahwa yang perlu memahami keselamatan berkendara hanya pengendara saja. Padahal, orang yang dibonceng juga memiliki risiko yang sama ketika terjadi kecelakaan. Karena itu, kami mengedukasi peserta mengenai cara berboncengan yang benar, pentingnya menggunakan helm, serta bagaimana menjaga posisi tubuh agar tidak mengganggu keseimbangan sepeda motor selama perjalanan,” ujar Wanny.

BACA JUGA :  Antisipasi Musim Hujan, PT Vale Gelar Edukasi Pencegahan DBD dan TBC di Desa Ulu Baula

Kegiatan ini turut dihadiri Lurah Kassi-Kassi, Adithya Zulkarnain Masdar, yang memberikan apresiasi atas inisiatif Asmo Sulsel dalam menghadirkan edukasi keselamatan berkendara secara langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan menjaga keselamatan saat berada di jalan raya.

Sementara itu, Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, menegaskan bahwa edukasi safety riding harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia yang juga merupakan pengguna sepeda motor sebagai pembonceng.

“Kami percaya bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, edukasi safety riding harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Kami berharap edukasi ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan budaya #Cari_Aman dalam setiap perjalanan,” ujar Antofany.

Melalui berbagai program edukasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Asmo Sulsel terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di tengah masyarakat. Selain meningkatkan pemahaman pengguna jalan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain saat berlalu lintas.