Makassar, Berikabar.co – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menjalin kerja sama dalam bidang pengembangan kompetensi, penelitian, serta sosialisasi terkait fungsi, tugas, dan wewenang LPS.
Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D, di Arsjad Rasjid Lecture Theatre Unhas.
Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan sektor jasa keuangan melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, riset, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor keuangan dan perekonomian, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
“Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara LPS dan Universitas Hasanuddin merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara regulator dan dunia akademik untuk mencetak sumber daya manusia unggul, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong lahirnya riset dan inovasi yang relevan bagi penguatan stabilitas sistem keuangan nasional. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat membangun ekosistem pengetahuan yang tidak hanya bermanfaat bagi sivitas akademika, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor keuangan dan perekonomian Indonesia, khususnya di kawasan Indonesia Timur,” jelas Farid di hadapan sivitas akademika Unhas pada Jumat (12/06/2026).
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof. Muhammad Ruslin menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin antara kedua lembaga.
Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memberikan manfaat luas bagi sivitas akademika Unhas, baik dalam peningkatan kompetensi maupun penguatan kapasitas penelitian.
“Adanya kerja sama ini sejalan dengan komitmen Unhas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman terhadap dinamika ekonomi dan kebutuhan dunia kerja. Melalui pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan industri, Unhas terus mendorong lahirnya lulusan yang siap menghadapi tantangan profesional serta mampu memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan di bidangnya masing-masing,” tambah Prof. Ruslin.
LPS menyatakan akan terus memperkuat dukungannya terhadap dunia pendidikan melalui berbagai program kolaborasi dengan perguruan tinggi. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program Beasiswa Utama LPS yang telah diterima mahasiswa Unhas sejak tahun 2024.
Tercatat, pada angkatan pertama terdapat enam penerima beasiswa, disusul 12 penerima pada angkatan kedua, dan 13 penerima pada angkatan ketiga yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Hasanuddin.
Melalui kerja sama ini, LPS berharap dapat semakin memperkuat kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki pemahaman yang baik mengenai sektor keuangan serta pentingnya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.





