Setelah Jepang, Polri Kembali Harumkan Bangsa di Belgia Melalui Cabang Bela Diri Pencak Silat

oleh -37 Dilihat

Jakarta, Berikabar.co – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Tim Nasional Pencak Silat Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang Belgium Open Pencak Silat Championship 2026 yang berlangsung di Schoten, Belgia (24–27 April 2026), kontingen Merah Putih sukses membawa pulang total 4 medali emas dan 1 medali perak.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena dominasi prestasi turut dipersembahkan oleh tiga Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). M. Zaki Zikrilah Prasong sukses menyabet emas di Kelas B Putra, sementara Rano Slamet Nugraha dan Andika Dhani Reksa yang tergabung dalam Regu Putra bersama Asep Yuldan Sani, turut mengamankan podium tertinggi.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil nyata dari sistem pembinaan atlet yang terintegrasi di lingkungan Korps Bhayangkara.

“Dalam waktu kurang dari satu minggu, Polri membuktikan personelnya mampu berprestasi melalui olahraga bela diri. Setelah juara umum taekwondo di Jepang, kini kembali mengharumkan nama bangsa di Belgia. Pembentukan Komite Olahraga Polri sejak 2024 menjadi wadah dan sistem untuk memastikan pembinaan serta penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi,” ujar Wakapolri.

Kesuksesan Timnas Silat di Belgia tidak lepas dari peran penting Wakabareskrim Polri, Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., yang bertindak sebagai Manager Timnas. Di bawah kepemimpinannya, manajemen atlet dilakukan secara profesional guna memastikan mental bertanding para pesilat tetap berada di level tertinggi.

“Polri sangat bangga dengan atlet-atlet Timnas Pencak Silat yang mampu menjuarai kejuaraan internasional seperti Belgium Open. Ini adalah bukti nyata kualitas, mental juara, dan daya saing atlet Indonesia di tingkat dunia,” ungkap Irjen Pol. Nunung Syaifuddin.

Selain para Taruna Akpol, medali emas juga disumbangkan oleh pesilat andalan Indonesia lainnya, yakni Iqbal Chandra Pratama di Kelas F Putra dan Safira Dwi Meilani di Kelas C Putri. Sementara itu, medali perak diraih oleh Tito Hendra Septa Kurnia di Kelas E Putra.

BACA JUGA :  Halalbihalal Penuh Makna, Asmo Sulsel Berbagi Kebahagiaan Lebaran Bersama Panti Asuhan Mawaddah

Pencapaian luar biasa di Belgia ini menjadi suntikan motivasi bagi Timnas Pencak Silat Indonesia dalam menatap ajang SEA Games 2027 di Malaysia. Dengan sinergi antara pemerintah dan dukungan penuh institusi Polri melalui Komite Olahraga Polri yang diresmikan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Indonesia optimistis dapat terus menjaga tradisi emas dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya bangsa di mata dunia.