Perkuat Sinergi di Sektor Industri, Imigrasi Kendari Bentuk TIMPORA di Kabupaten Bombana

oleh -105 Dilihat

Bombana, Berikabar.co – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari resmi membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di Kabupaten Bombana, Jumat (8/5/2026). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat koordinasi lintas instansi dalam mengawasi aktivitas warga negara asing, seiring dengan pesatnya pertumbuhan kawasan industri strategis di wilayah tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Penyelundupan Manusia ini dihadiri langsung oleh pimpinan Imigrasi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Muhammad Novrian Jaya, menekankan bahwa TIMPORA merupakan wadah krusial untuk memastikan keberadaan warga asing memberikan manfaat, bukan ancaman.

“TIMPORA merupakan wadah koordinasi lintas instansi yang memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing. Melalui sinergi antar instansi, pengawasan dapat dilakukan secara lebih efektif, maksimal, dan tepat sasaran,” ujar Novrian.

Tak hanya soal pengawasan, Imigrasi Kendari juga membawa kabar baik bagi warga Bombana lewat program “Imigrasi untuk Rakyat”. Mengingat jarak tempuh ke Kendari mencapai 4 jam, Imigrasi menghadirkan inovasi IKENI LAPAK (Imigrasi Kendari Layanan Paspor antar Kabupaten).

“Melalui program Imigrasi untuk Rakyat, kami akan menghadirkan IKENI LAPAK sebagai layanan jemput bola. Mengingat jarak tempuh Kota Kendari ke Kabupaten Bombana yang cukup jauh, kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan keimigrasian tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Kendari,” jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tenggara, Ganda Samosir, mengingatkan bahwa pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Imigrasi. Ia mendorong keterlibatan semua elemen untuk mencegah praktik TPPO dan TPPM.

“Pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab kami, namun tidak dapat dilaksanakan secara sendiri. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat melalui sinergi dan koordinasi yang kuat agar pengawasan dapat berjalan secara optimal,” tegas Ganda Samosir.

BACA JUGA :  OJK Ingatkan Pelaku Jasa Keuangan: Laporan Literasi & Inklusi Wajib Disampaikan via SiPEDULI

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menyambut antusias kolaborasi ini. Ia memastikan Pemerintah Daerah akan memfasilitasi layanan paspor tersebut melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) agar masyarakat bisa berhemat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terbentuknya TIMPORA di Kabupaten Bombana. Kami juga berterima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari yang akan membuka layanan keimigrasian di daerah kami. Pemerintah daerah akan memfasilitasi pelayanan tersebut melalui Mall Pelayanan Publik, sehingga masyarakat Kabupaten Bombana tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk pergi ke Kendari,” pungkas Ahmad Yani.

Dengan terbentuknya TIMPORA dan hadirnya layanan IKENI LAPAK, Kabupaten Bombana diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan daerah di tengah percepatan pembangunan, sekaligus memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat setempat.