OJK Sultra Dorong Transformasi Perbankan Digital hingga ke Pedesaan Konawe Utara

oleh -40 Dilihat

Konawe Utara, Berikabar.co – OJK Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan perhatian khusus terhadap optimasi layanan perbankan digital di wilayah pedesaan, termasuk di Kabupaten Konawe Utara. Meskipun akses teknologi semakin luas, pemanfaatan layanan keuangan digital oleh masyarakat di kecamatan seperti Sawa dan Molawe dirasa masih belum optimal. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi OJK untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

Dalam sesi diskusi, peserta dari Kecamatan Sawa mengungkapkan bahwa keterbatasan pemahaman terhadap layanan digital membuat sebagian warga rentan terhadap penipuan. Selain itu, masyarakat sering kali terlambat memperoleh informasi transaksi keuangan secara real-time. Kondisi ini menghambat efektivitas pengelolaan keuangan bagi pelaku usaha kecil maupun perangkat desa di pelosok.

Menanggapi hal tersebut, OJK hadir untuk memberikan solusi dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan layanan keuangan di era digital. Literasi bukan sekadar mengetahui produk, melainkan mampu mengidentifikasi risiko dan manfaatnya secara mendalam. Transformasi digital harus diimbangi dengan kewaspadaan agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan efisien.

Asisten Bidang Perekonomian Konawe Utara, H. Hasran Abu Bakar, menekankan bahwa literasi keuangan digital adalah bekal esensial di masa kini. Ia mengajak perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk menjadi jembatan informasi bagi warga lainnya. Dengan pemahaman digital yang baik, masyarakat tidak hanya terlindungi dari kejahatan, tetapi juga lebih mudah mengakses kredit produktif.

OJK berharap melalui edukasi serentak di Bombana dan Konut ini, hambatan informasi dalam pemanfaatan perbankan digital dapat teratasi. Inklusi keuangan yang didorong tidak hanya soal jumlah pemilik rekening, tetapi seberapa cerdas masyarakat dalam mengoperasikan layanan tersebut. Digitalisasi diharapkan mampu mempercepat arus ekonomi desa tanpa menimbulkan risiko finansial yang baru.

BACA JUGA :  Wujudkan Listrik Andal dan Berkelanjutan, PLN dan BKSDA Sulut Perkuat Kerja Sama Pembangunan Infrastruktur

OJK Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk terus memperluas program literasi hingga ke berbagai daerah pelosok lainnya. Penguatan perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas utama seiring dengan dorongan inklusi keuangan digital yang lebih luas. Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, bijak, dan aman secara finansial di era serba digital.