Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Strategi Pemprov dan BI Perkuat Ketahanan Pangan Lewat UMKM

oleh -57 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menegaskan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung utama yang menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan global. Hal ini disampaikannya saat menghadiri rangkaian kegiatan Sultra Maimo Sharia Fest 2026, sebuah inisiatif hasil kolaborasi bersama Bank Indonesia untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

Dalam kesempatan tersebut, Hugua memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia yang secara konsisten terus mendorong kapasitas pelaku usaha lokal di Bumi Anoa.

“Pemerintah provinsi menyampaikan terima kasih kepada BI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini untuk menggelorakan UMKM. Karena UMKM ini merupakan media utama penggerak ekonomi, baik di Indonesia maupun di Sulawesi Tenggara,” ujar Hugua.

Hugua menjelaskan bahwa sektor UMKM memiliki keunikan karena sifatnya yang inklusif. Menurutnya, kemajuan di sektor ini akan memberikan efek domino yang dapat dirasakan oleh seluruh strata sosial masyarakat, sehingga mampu memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

“Kalau UMKM berkembang, maka semua lapisan masyarakat akan menikmati. Ini yang membuat dinamika ekonomi tetap berjalan, dan pada akhirnya pertumbuhan ekonomi daerah juga ikut meningkat,” tambahnya.

Data menunjukkan bahwa peran UMKM di Sulawesi Tenggara sangat dominan. Sekitar 70 persen penduduk masih menggantungkan mata pencahariannya pada sektor ini, yang meliputi bidang industri kecil, industri kreatif, hingga penyediaan pangan.

“Hampir 70 persen penduduk kita bergantung pada UMKM. Ini mencakup sektor industri kecil, industri kreatif, hingga sektor pangan. Kalau sektor-sektor ini berkembang, maka ketahanan pangan kita juga kuat, dan ekonomi masyarakat akan ikut tumbuh,” jelas Hugua.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap sinergi berkelanjutan dengan Bank Indonesia melalui program-program strategis seperti Sharia Fest dapat terus mematangkan ekosistem UMKM lokal. Dengan penguatan pada sektor industri kreatif dan pangan, UMKM diharapkan menjadi fondasi yang tangguh dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Politisi Hanura Ajak Warga Busel Dukung ASR-Hugua