Kendari, Berikabar.co – Pemerintah Kota Kendari melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan resmi meluncurkan program “Sekolah Hebat” (Hijau, Edukatif, dan Berkarakter). Program ini dirancang untuk melibatkan generasi muda, khususnya pelajar, dalam menjaga ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan sejak dini.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menjelaskan bahwa Sekolah Hebat merupakan upaya strategis untuk mengubah paradigma siswa agar lebih peduli terhadap pemanfaatan lingkungan sekitar.
“Melalui Sekolah Hebat, kita mengajak anak-anak siswa kita di Kota Kendari untuk melakukan pemanfaatan lingkungan dan pekarangan. Contohnya, kita ajak mereka menanam cabai, tomat, hingga menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Siska Karina Imran, Rabu (15/4/2026).
Langkah ini, lanjutnya, selaras dengan program asli Presiden RI dalam memperkuat sinergi pangan nasional. Dengan melibatkan siswa, pemerintah berharap edukasi mengenai ketahanan pangan dapat meresap ke tingkat keluarga.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, memaparkan bahwa aspek “Hebat” dalam program ini mencakup nilai Hijau, Adaptif, dan Berkarakter. Nantinya, tim teknis dari dinas terkait dan Bank Indonesia (BI) akan memberikan edukasi langsung ke sekolah-sekolah.
“Kita ingin generasi muda terlibat. Anak-anak nanti diberi edukasi tentang pentingnya sektor pangan melalui aksi nyata menanam tanaman hijau di lingkungan sekolah. Tujuannya agar mereka mengenali lingkungan dan memahami pentingnya pangan sejak bangku sekolah,” jelas Abdul Rauf.
Selain program edukasi bagi siswa, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas stok dan harga melalui kolaborasi produsen dan distributor. Mengingat Kendari bukan daerah penghasil penuh, ketergantungan pada daerah luar dikurangi melalui gerakan pemanfaatan pekarangan di rumah tangga (Program Kasoami) dan sekolah.
“Bicara inflasi adalah bicara isi perut dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Karena itu, kami terus mengecek setiap hari bersama TPID, perbankan, dan stakeholder lainnya untuk memastikan stok aman dan harga stabil,” tegas Siska.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra, Edwin Permadi, menambahkan bahwa dukungan terhadap program-program pemerintah kota, termasuk melalui publikasi media, sangat penting untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat.
“Kita kumpulkan semua distributor dan pengusaha agar pesan tentang kecukupan pangan ini sampai ke masyarakat. Tujuannya agar warga belanja dengan bijak dan semua elemen bersinergi menjaga stabilitas harga,” pungkas Edwin.
Program Sekolah Hebat ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang mencetak generasi muda Kendari yang mandiri secara pangan dan peduli terhadap ekosistem daerah.





