Harmoni Sultra 2026 Resmi Ditutup, Wagub: Sinergi adalah Kunci Pembangunan Daerah

oleh -60 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, secara resmi menutup rangkaian semarak Harmoni Sultra 2026 di Lapangan Eks-MTQ Kendari, Senin malam (27/4/2026). Perhelatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-62 Sultra ini dinilai sukses menjadi katalisator sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Hugua mengatakan bahwa Harmoni Sultra bukan sekadar ajang seremonial atau hiburan rakyat, melainkan instrumen strategis untuk merefleksikan capaian pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, setelah melalui seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, kita sampai pada penghujung Harmoni Sultra 2026. Banyak capaian yang telah diraih melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Hugua.

Ia menjelaskan bahwa filosofi “Harmoni” mencakup keselarasan yang luas, mulai dari dimensi spiritual hingga hubungan sosial antara pemimpin dan rakyatnya. Ia secara khusus memuji peran aktif generasi muda, terutama Generasi Z, yang tampil impresif dalam berbagai ajang kreativitas selama kegiatan berlangsung.

“Kita melihat anak-anak muda, khususnya generasi Z, tampil menunjukkan kreativitasnya. Ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk melahirkan talenta yang mampu bersaing di tingkat global,” tambahnya.

Acara penutupan ini juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Prof. Ahmad Najib Burhani. Dalam kesempatannya, ia membawa kabar baik mengenai pembangunan infrastruktur pendidikan elit di Sulawesi Tenggara, yakni SMA Unggul Garuda yang berlokasi di Kabupaten Konawe Selatan.

Sekolah yang kini progres pembangunannya telah mencapai 25 persen tersebut dirancang untuk mencetak pakar di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan fasilitas beasiswa penuh.

“Sekolah Garuda ini dirancang untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global. Seluruh siswa akan mendapatkan beasiswa penuh, termasuk biaya pendidikan dan kebutuhan hidup,” jelas Prof. Ahmad Najib.

BACA JUGA :  Pesta Demokrasi jadi Ancaman Tempat Tinggalku

Malam penutupan juga menjadi ajang pemberian penghargaan bagi instansi yang dinilai paling inovatif. Pada kategori Inovasi Pengembangan, Dinas Kominfo Sultra berhasil menyabet juara pertama. Sementara pada kategori Inovasi Baru, posisi puncak diraih oleh DPMPTSP Sultra.

Selain itu, Kabupaten Konawe Kepulauan diumumkan sebagai juara pertama dalam kategori Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah terbaik tingkat kabupaten/kota se-Sultra, disusul oleh Konawe Utara dan Buton.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan dengan berlandaskan nilai kearifan lokal seperti Kalosara, demi mewujudkan visi Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.