Bangun Kepercayaan Wisatawan Muslim, Konten Kreator Sultra Tekankan Pentingnya Narasi Digital

oleh -71 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Semangat pengembangan ekonomi dan pariwisata halal menjadi napas utama dalam perhelatan Sultra Maimo Sharia Fest 2026. Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kegiatan ini sukses mencuri perhatian melalui talkshow kreatif bertajuk “Travel Halal & Repeat: Anak Muda Sadar Pariwisata Ramah Muslim,”  Jumat (24/4/2026).

Dalam sesi tersebut, Content Creator pariwisata lokal, Ilham Bagiro, menyoroti pergeseran drastis pola konsumsi informasi wisatawan modern. Ia menegaskan bahwa media sosial kini menjadi penentu hidup atau matinya eksistensi sebuah destinasi wisata di mata publik.

“Saya mau mulai dengan satu pertanyaan sederhana, kalau sebuah destinasi tidak viral di media sosial, apakah destinasi itu masih dianggap ada? Hari ini banyak orang menemukan tempat wisata bukan lagi dari brosur atau rekomendasi langsung, tapi dari layar ponsel mereka,” ujar Ilham.

Ilham menjelaskan bahwa platform seperti TikTok telah mengubah cara orang membangun kepercayaan terhadap sebuah lokasi. Menurutnya, Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan alam luar biasa yang masih membutuhkan sentuhan narasi digital agar tidak tenggelam dalam radar publik.

“Banyak tempat indah di Sultra sebenarnya luar biasa, tapi belum terlihat. Destinasi bagus belum tentu otomatis terkenal karena wisatawan datang dari apa yang mereka lihat secara online. Eksistensi destinasi bukan hanya soal lokasi, tapi soal narasi. Tempat yang tidak pernah muncul di konten perlahan hilang dari radar publik, bukan karena tidak menarik, tapi karena tidak ada yang menceritakan,” jelasnya.

Terkait konsep wisata halal, Ilham menilai Sultra memiliki potensi besar yang sudah tersedia secara alami namun belum dikemas secara optimal. Wisata halal bukan sekadar label, melainkan pemenuhan kebutuhan dasar bagi traveler Muslim seperti aksesibilitas tempat ibadah dan kuliner halal yang terjamin.

BACA JUGA :  Sultra Maimo Sharia Festival: Cara BI Sultra Cetak Generasi Muda Paham Keuangan Syariah

Ia menekankan bahwa viralitas hanyalah langkah awal, sementara keberlanjutan pariwisata sangat bergantung pada tingkat kepercayaan (trust) yang dibangun melalui konten yang jujur.

“Traveler Muslim sebenarnya sederhana. Mereka mencari makanan halal yang jelas, tempat ibadah yang mudah, dan rasa nyaman saat bepergian. Viral membuat orang tahu, tapi trust yang membuat orang datang. Trust dibangun dari cerita jujur, pengalaman nyata, dan konten yang relatable,” tambahnya.

Melalui Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Ilham mengajak generasi muda Sultra untuk lebih aktif menjadi pencerita bagi daerahnya sendiri. Ia optimis bahwa sinergi antara keindahan alam dan konten kreatif akan membawa pariwisata Sultra bersaing di kancah nasional.

“Saya melihat Kendari dan Sultra punya potensi besar, bukan hanya dari tempatnya, tapi dari ceritanya. Karena di dunia hari ini, yang terlihat adalah yang dipercaya, dan yang dipercaya adalah yang diceritakan,” pungkas Ilham.