Program 100 Hari ASR-Hugua: Bantuan Sembako dan Hibah untuk Masyarakat Buton Selatan

oleh -399 Dilihat

Busel, Berikabar.co – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Hugua, melakukan penyaluran 5.000 paket sembako untuk masyarakat Buton Selatan (Busel), Kamis (20/3/2025). Penyaluran ini dilakukan setelah Hugua melaksanakan sahur bersama di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Busel. Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan safari Ramadan yang digelar di wilayah tersebut.

Selain bantuan sembako, Hugua juga menyalurkan dana hibah sebesar Rp47,5 juta untuk pembangunan Masjid Al-Ikhlas yang berada di Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Busel. Dana hibah ini disalurkan setelah Hugua melaksanakan salat subuh di Masjid Agung Nurul Fitri yang terletak di jalan Gajah Mada, Kelurahan Laompu, Batauga.

Hugua menjelaskan bahwa bantuan sembako dan hibah masjid tersebut diberikan melalui dana pribadi dari Andi Sumangerukka (ASR)-Hugua melalui yayasan ASR. “Bantuan sembako ini kami berikan secara simbolis kepada 10 masyarakat. Total penerima ada 5.000 orang di sini,” ujar Hugua.

Jumlah penerima bantuan sembako tersebut, menurut Hugua, didasarkan pada data Program Keluarga Harapan (PKH) di Busel. Ia memastikan bahwa petugas telah ditunjuk untuk menyalurkan paket sembako secara merata kepada seluruh penerima yang terdaftar.

Safari Ramadan yang dilakukan oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, ASR-Hugua, di 17 kabupaten/kota juga berfungsi sebagai kunjungan kerja. Dalam kunjungan ini, Hugua mengungkapkan bahwa ia telah melakukan diskusi dengan Bupati Busel terkait hal-hal yang perlu dikolaborasikan antara pemerintah daerah dan provinsi. Kolaborasi ini sangat penting untuk menyukseskan program 100 hari pertama Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra.

Hugua menyampaikan bahwa berbagai program telah dilaksanakan di seluruh wilayah Sultra, seperti pangan murah, sertifikasi halal, pakaian sekolah gratis, dan lain-lain. Menurutnya, program-program tersebut diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam 100 hari pertama pemerintahan mereka.

BACA JUGA :  Polda Sultra Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Wujudkan Sinergi Polri dan Masyarakat Jelang Hari Bhayangkara ke-79

Terkait dengan infrastruktur, Hugua mengungkapkan bahwa ia masih menunggu selesainya Peraturan Gubernur (Pergub) yang sedang disusun. Setelah itu, barulah akan diketahui prioritas pengerjaan infrastruktur mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu di wilayah Sultra.

Program-program yang telah dilaksanakan tersebut, menurut Hugua, mencakup berbagai aspek penting yang diharapkan bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sultra. Ia menekankan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan provinsi.

Pada kesempatan tersebut, Hugua juga menyampaikan bahwa kegiatan safari Ramadan ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan bersilaturahmi secara langsung, Hugua berharap dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat dan mencatat berbagai hal yang perlu diperbaiki atau dikembangkan di daerah.

Hugua menyadari bahwa tantangan terbesar dalam menjalankan program-program tersebut adalah memastikan bahwa bantuan dan kebijakan yang dijalankan tepat sasaran. Oleh karena itu, ia selalu mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik antara semua pihak yang terlibat dalam implementasi kebijakan.

Di akhir pernyataannya, Hugua mengungkapkan bahwa meskipun banyak tantangan yang harus dihadapi dalam periode 100 hari pertama pemerintahan, ia optimis bahwa semua program dapat terlaksana dengan baik. Ia juga berharap agar masyarakat Sultra dapat terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam setiap program yang dicanangkan oleh pemerintah.