Jelang Ramadan 2026, Bulog Sultra Pastikan Stok Beras 76 Ribu Ton Aman Hingga Lebaran

oleh -124 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan jaminan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat menjelang masuknya bulan suci Ramadan 2026. Stok pangan di seluruh wilayah Sultra dipastikan dalam kondisi melimpah dan mencukupi untuk kebutuhan jangka panjang.

Kepala Kanwil Perum Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi, mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan beras petani lokal hingga pertengahan Februari ini telah menunjukkan tren positif.

“Target sampai Februari itu masih sekitar 5 ribuan ton. Saat ini sudah 4.000 lebih. Insyaallah selesai di Februari,” ujar Benhur saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/02/26).

Menatap periode panen raya pada Maret hingga Mei mendatang, Bulog Sultra telah menetapkan target penyerapan yang ambisius. Benhur menyebutkan bahwa puncak panen di wilayah sentra produksi seperti Konawe, Kolaka Timur, dan Bombana akan menjadi momentum penguatan stok nasional.

“Target kita sampai Juni itu dari 120.000 ton, minimal dapat 90.000 ton,” katanya.

Terkait ketahanan stok saat ini, gudang-gudang Bulog di Sultra menyimpan sedikitnya 76.000 ton beras. Kapasitas ini dinilai lebih dari cukup untuk menjaga stabilitas harga di pasar lokal.

“Kalau tidak keluar ke daerah lain, sampai Lebaran tahun depan pun masih aman,” jelas Benhur.

Selain beras, komoditas minyak goreng dan gula pasir juga menjadi fokus pengamanan. Saat ini, stok gula pasir tercatat sebanyak 170 ton dengan harga acuan Rp17.500 per kilogram. Untuk minyak goreng, terdapat 140.000 liter stok tersedia ditambah 400.000 liter yang sedang dalam perjalanan menuju Sultra.

Mengenai program jaring pengaman sosial, Bulog Sultra tengah bersiap menyalurkan Bantuan Pangan Tahap I 2026. Jika mengikuti tren kenaikan nasional yang mencapai 90 persen, jumlah penerima di Sultra diprediksi melonjak dari 187.000 menjadi sekitar 350.000 hingga 360.000 penerima.

BACA JUGA :  Sinergi Membangun Kota, TMMD Reguler ke-127 Kodim 1417/Kendari Resmi Dibuka di Bungkutoko

“Kalau proporsional nasional naik 90 persen, berarti sekitar 350.000 penerima untuk Februari–Maret. Kita masih menunggu penugasan,” tambahnya.

Guna memastikan keterjangkauan harga di tingkat konsumen, Bulog Sultra mengoptimalkan 110 saluran distribusi serta aktif dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dijadwalkan berlangsung mulai H-3 hingga H+7 Ramadan. Benhur berharap sinergi berbagai program ini dapat menekan gejolak harga akibat belum meratanya panen raya.

“Kita ingin masyarakat fokus beribadah tanpa harus memikirkan bahan pangan,” pungkasnya.