Deltamas, Berikabar.co – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui perhelatan puncak Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026. Bertempat di Astra Honda Motor Safety Riding and Training Center, Jawa Barat, Jumat (13/02), ajang ini menjadi panggung bagi lebih dari 30.180 peserta yang terdiri dari siswa dan guru SMK Mitra Binaan Honda dari seluruh penjuru nusantara.
Kompetisi yang berlangsung sejak September 2025 ini bertujuan mengalibrasi kompetensi teknis sekaligus memastikan Kurikulum Merdeka Astra Honda terserap dengan baik. Di kategori siswa, Andhika Putra Pratama dari SMK Negeri 9 Malang keluar sebagai pemenang utama setelah melalui serangkaian uji teori dan praktik yang ketat. Sementara itu, pada kategori guru, Made Kusbanu S.Pd dari SMK Islam 1 Blitar berhasil meraih nilai tertinggi melalui pengujian inovatif yang mencakup unit motor listrik Honda EM1 e: serta evaluasi kemampuan pedagogi.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menyatakan bahwa festival ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi antara dunia industri dan pendidikan.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, Festival Vokasi Satu Hati kami hadirkan sebagai sarana kalibrasi kompetensi siswa dan guru SMK Mitra Binaan Astra Honda. Melalui program ini, kami berharap dapat mendorong terciptanya pendidikan vokasi yang berkualitas, didukung tenaga pengajar yang kompeten serta sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai, agar mampu melahirkan SDM unggul yang siap menghadapi transformasi teknologi dan industri,” ujar Muhib.
FeVoSH 2026 hadir dengan wajah baru lewat penguatan standar layanan pelanggan dan metode pengajaran yang adaptif terhadap karakter generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi landasan bagi National Assessment for SMK guna memastikan ekosistem pendidikan roda dua di Indonesia tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang luar biasa, AHM memberikan hadiah yang signifikan. Pemenang kategori guru membawa pulang dana pembinaan, laptop, serta donasi unit motor CB150X untuk sekolah. Made Kusbanu mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini setelah persiapan panjang.
“Saya sangat ingin melihat langsung pabrik sepeda motor Honda dan berkompetisi dengan para guru dari seluruh Indonesia di ajang Festival Vokasi. Saya melakukan persiapan selama empat bulan untuk belajar teori dan praktek. Alhamdulilah saya berhasil meraih juara pertama pada kategori guru,” ujar Made Kusbanu.
Di kategori siswa, hadiah yang diberikan jauh lebih fantastis. Selain uang pembinaan dan unit CBR150R sebagai sarana praktik sekolah, sang juara satu mendapatkan beasiswa pendidikan full board di AstraTech senilai Rp385 juta. Kebahagiaan serupa dirasakan oleh sang juara, Andhika Putra Pratama.
“Alhamdulillah saya senang bisa menjadi pemenang. Saya berlatih dengan giat di sekolah dengan bimbing main dealer Honda untuk meraih hasil terbaik dan mendapatkan beasiswa. Terima kasih untuk dukungannya dan saya bertekad akan terus memberikan yang terbaik di setiap usaha dan karya saya,” tutur Andhika.
Melalui konsistensi FeVoSH, AHM tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga membangun fondasi masa depan bagi generasi muda Indonesia agar siap bersaing di kancah otomotif global.





