Cara Unik Ditlantas Polda Sultra Ajak Warga Tertib: Pengendara Tak Pakai Helm Malah Diberi Helm Gratis

oleh -143 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Wajah berbeda tampak dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Anoa 2026 di jantung Kota Kendari. Alih-alih melakukan penindakan kaku, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) memilih jalur pendekatan hati melalui aksi bertajuk “Polantas Menyapa”, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang berpusat di Simpang Pos Lantas 9.0 MTQ ini menyita perhatian publik sejak pukul 08.00 WITA. Tak sekadar memberikan imbauan, aparat kepolisian secara mengejutkan membagikan helm gratis dan setangkai bunga sebagai simbol kasih sayang dan kepedulian terhadap nyawa para pengguna jalan.

Aksi simpatik ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, dengan didampingi Dirlantas Polda Sultra, KBP Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si. Hadir pula perwakilan PT Jasa Raharja dan jajaran pejabat utama Polda Sultra untuk memberikan dukungan moril kepada para pengendara.

Dalam aksi tersebut, pengendara roda dua yang kedapatan tidak menggunakan helm standar langsung didekati petugas. Namun, bukan surat tilang yang mereka terima, melainkan helm berstandar SNI yang diberikan secara cuma-cuma sebagai bentuk edukasi nyata. Sementara itu, bagi pengendara yang sudah tertib, petugas memberikan apresiasi berupa bunga sebagai ucapan terima kasih karena telah menjaga keselamatan diri dan orang lain.

Sejumlah poin penting terus disosialisasikan sepanjang kegiatan, mulai dari kewajiban memakai sabuk pengaman, larangan bermain ponsel saat berkendara, hingga kepatuhan mutlak terhadap rambu lalu lintas. Melalui strategi persuasif ini, Ditlantas Polda Sultra berharap tingkat kedisiplinan warga meningkat bukan karena takut akan sanksi, melainkan karena sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama.

Pantauan di lapangan menunjukkan situasi lalu lintas tetap lancar dan kondusif. Inisiatif humanis ini diharapkan mampu mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, sekaligus menciptakan budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Disambut Ribuan Warga, ASR-Hugua Semakin Optimis Menang di Pilgub Sultra