Kendari, Berikabar.co – Memasuki momentum bulan suci Ramadan yang penuh kemuliaan, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui aksi kemanusiaan. Pada Selasa sore (24/2/2026), tiga satuan kerja (Satker) Polda Sultra bergerak secara berbarengan menggelar bakti sosial pembagian paket takjil gratis di beberapa titik di Kota Kendari.
Aksi perdana dipusatkan di depan Markas Komando (Mako) Polda Sultra. Di lokasi ini, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Dr. drg. Ignatius Hendra A., Sp.KG, menyalurkan sedikitnya 150 paket takjil kepada para pengendara dan pejalan kaki. Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WITA tersebut berlangsung tertib di bawah pengawasan langsung para personel medis Polri.
Di waktu yang bersamaan, atmosfer berbagi juga terasa di depan Rumah Jabatan (Rujab) Kapolda Sultra. Dua satker lainnya, yakni Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) dan Bidang Hukum (Bidkum), berkolaborasi membagikan paket berbuka. Ditbinmas yang dikomandoi Kompol Redy Hartono menyalurkan 50 paket, sementara Bidkum di bawah pimpinan Kombes Pol. Laode Proyek, S.H., M.H., turut membagikan 50 paket serupa.
Inisiatif serentak ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan simbol hadirnya Polri di tengah masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi selama bulan puasa. Antusiasme warga terlihat jelas saat para personel menghampiri kendaraan yang melintas, menciptakan suasana hangat di sela-sela kepadatan arus lalu lintas sore hari.
Kegiatan ini menuai apresiasi positif dari para pengguna jalan yang merasa terbantu dengan kepedulian para abdi negara tersebut.
“Terima kasih kepada Polda Sultra atas takjilnya. Sangat membantu kami yang masih dalam perjalanan pulang menjelang waktu berbuka,” ujar salah seorang warga dengan nada syukur.
Polda Sultra berkomitmen menjadikan program pembagian takjil ini sebagai agenda berkelanjutan sepanjang Ramadan. Melalui langkah sederhana ini, diharapkan keberadaan Polri kian dirasakan manfaatnya secara nyata oleh warga Sulawesi Tenggara, khususnya dalam mendukung kenyamanan beribadah.





