Menuju KEJAR Award 2026, OJK Sultra Perkuat Budaya Menabung Pelajar di Konawe

oleh -91 Dilihat

Kendari, Berikabar.co  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Konawe dan PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda) sebagai bagian dari persiapan menghadapi KEJAR Award 2026.

Kegiatan yang digelar pada 8 Juni 2026 itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat implementasi Program KEJAR di Kabupaten Konawe sekaligus meningkatkan kepemilikan rekening simpanan pelajar dan menanamkan budaya menabung sejak dini.

Program KEJAR merupakan salah satu inisiatif strategis OJK yang bertujuan mendorong pelajar memiliki rekening simpanan dan mengenal layanan keuangan formal secara aman serta bertanggung jawab. Melalui program ini, pelajar diharapkan memiliki bekal yang lebih baik dalam mengelola keuangan pada masa depan.

Deputi Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Indra Natsir Dahlan, menegaskan bahwa keberhasilan Program KEJAR membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan.

“Sinergi antara Pemda, BPR Bahteramas Konawe, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar. Melalui Program KEJAR, diharapkan semakin banyak pelajar yang memiliki akses terhadap produk keuangan formal yang aman, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, optimalisasi pelaksanaan program dan kualitas pelaporan capaian juga menjadi aspek penting dalam penilaian KEJAR Award 2026,” ujar Indra.

Dalam pelaksanaan KEJAR Award 2026, OJK melakukan penyempurnaan mekanisme penilaian dengan membagi peserta ke dalam lima wilayah regional. Untuk kategori Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik, penilaian tidak hanya berdasarkan jumlah kepemilikan rekening pelajar, tetapi juga mempertimbangkan komitmen pemerintah daerah melalui kebijakan dan regulasi, dukungan anggaran, integrasi program dalam TPAKD, serta pelaksanaan sosialisasi yang berkelanjutan.

BACA JUGA :  Bakti Pendidikan di Sabilambo: Polri Salurkan Tas dan Alat Tulis untuk Siswa Terdampak Pembangunan

Melalui mekanisme tersebut, Kabupaten Konawe akan bersaing bersama 81 kabupaten dan kota lainnya di wilayah Sulawesi dalam menunjukkan keberhasilan implementasi Program KEJAR dan perluasan akses keuangan bagi pelajar.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe, Srijoko Wahyu Hendro, SE., M.Si., menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe untuk terus mendukung percepatan pelaksanaan Program KEJAR melalui penguatan koordinasi dengan satuan pendidikan dan lembaga jasa keuangan.

“Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen mendukung Program KEJAR melalui berbagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi keuangan dan budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar. Kolaborasi dengan perangkat daerah terkait dan lembaga jasa keuangan akan terus diperkuat guna mengakselerasi capaian program di Kabupaten Konawe,” ujar Hendro.

Sementara itu, Direktur Utama BPR Bahteramas Konawe, Dr. Ahmat, SE., MM., menegaskan kesiapan perusahaan dalam mendukung implementasi Program KEJAR melalui edukasi keuangan dan penyediaan layanan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).

“BPR Bahteramas Konawe akan terus memperkuat perannya dalam mendukung perluasan inklusi keuangan pelajar melalui pelaksanaan edukasi keuangan dan fasilitasi pembukaan rekening SimPel di lingkungan sekolah. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penyampaian data dan laporan capaian program secara tepat waktu dan akuntabel sebagai bagian dari dukungan terhadap keberhasilan implementasi Program KEJAR di Kabupaten Konawe,” ujar Ahmat.

Rapat koordinasi tersebut menegaskan komitmen bersama antara OJK, Pemerintah Kabupaten Konawe, TPAKD, dan BPR Bahteramas Konawe dalam memperkuat implementasi Program KEJAR melalui optimalisasi pembukaan rekening SimPel, peningkatan kualitas pelaporan, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan.

Melalui langkah tersebut, Program KEJAR diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kepemilikan rekening pelajar sekaligus memperluas akses keuangan formal di kalangan generasi muda.

BACA JUGA :  Sirkuit Terminal Baruga Hidup Kembali, Jadi Ajang Pencarian Bibit Pembalap Muda di Kendari

OJK meyakini sinergi yang erat antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan satuan pendidikan akan menjadi faktor penting dalam membangun budaya menabung sejak dini, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta menciptakan generasi muda yang cakap finansial, tangguh, dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.