Kinerja Stabil, Fuad Zaen Pastikan Tidak Ada Bank Dicabut Izin Usahanya di Wilayah Kerja Kantor Perwakilan LPS III Sepanjang 2025

oleh -161 Dilihat

Makassar, Berikabar.co  – Stabilitas industri perbankan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menunjukkan kondisi yang sangat tangguh sepanjang tahun 2025. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Kantor Perwakilan Wilayah III melaporkan tidak adanya kasus likuidasi atau pencabutan izin usaha bank oleh OJK di wilayah tersebut selama satu tahun terakhir.

Kepala Kantor Perwakilan LPS III, Fuad Zaen, menegaskan bahwa performa sektor perbankan, baik Bank Umum maupun Bank Perekonomian Rakyat (BPR), berada dalam koridor yang sehat.

“Selama tahun 2025, tidak ada bank, baik Bank Umum maupun BPR, yang dicabut izin usahanya oleh OJK di wilayah kerja Kantor Perwakilan LPS III,” ungkap Fuad Zaen.

Nihilnya kasus likuidasi di tahun 2025 ini menjadi sinyal positif bagi penguatan sistem keuangan di Indonesia Timur, di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Hal ini juga menunjukkan bahwa praktik tata kelola perbankan di wilayah tersebut semakin membaik, minimnya potensi fraud, serta terjaganya rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan).

Meskipun tahun 2025 mencatatkan angka nol untuk likuidasi baru, Fuad menjelaskan bahwa LPS tetap berkomitmen menuntaskan kewajibannya terhadap kasus-kasus dari tahun sebelumnya. Sejak LPS berdiri, tercatat sebanyak 10 BPR/BPRS di wilayah Sulampua telah menjalani proses likuidasi.

“Hingga Oktober 2025, LPS telah melakukan pembayaran klaim penjaminan sebesar Rp239,68 miliar kepada nasabah di wilayah Sulampua,” jelasnya.

Fuad merincikan bahwa nilai klaim tersebut berasal dari total simpanan layak bayar yang mencapai Rp292,13 miliar. Perbedaan angka tersebut terjadi setelah memperhitungkan ketentuan nilai maksimum penjaminan LPS sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank, proses set-off terhadap pinjaman nasabah, serta hasil penanganan keberatan yang diterima oleh LPS.

Dengan capaian nol likuidasi di tahun 2025, Kantor Perwakilan LPS III optimis bahwa kepercayaan masyarakat untuk menabung di bank akan terus meningkat, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

BACA JUGA :  Indosat Ooredoo Hutchison Raih Best Digital Transformation Award di World Communication Award 2024