BPMP Sultra, Revitalisasi Sekolah Harus Berporos pada Pembentukan Karakter Siswa

oleh -215 Dilihat

Kendari, Berikabar.co – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara mematangkan strategi penguatan kualitas sumber daya manusia melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Konsolidasi Program Prioritas yang digelar di Kendari, Kamis (8/1/2026). Pertemuan ini menegaskan bahwa wajah baru pendidikan nasional tidak hanya terletak pada pembenahan sistem, tetapi pada penguatan karakter sebagai ruh pembelajaran.

Kepala BPMP Sulawesi Tenggara, Junaidin Pagala, menekankan bahwa revitalisasi institusi pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh. Ia memandang bahwa prestasi akademik akan kehilangan maknanya jika tidak dibarengi dengan integritas dan etika peserta didik.

“Revitalisasi sekolah tidak cukup hanya pada aspek fisik atau kurikulum. Yang paling utama adalah bagaimana proses pembelajaran mampu membentuk karakter peserta didik, sekaligus menjawab tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini,” ujar Junaidin Pagala.

Dalam forum tersebut, Junaidin mengatakan realitas tantangan di lapangan, mulai dari kesenjangan fasilitas, beban administratif guru, hingga hambatan ekonomi yang membayangi akses pendidikan siswa. Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi kunci, namun harus diterapkan dengan strategi yang tepat sasaran agar benar-benar memberikan nilai tambah pada mutu pendidikan.

“Pengembangan teknologi pendidikan harus diarahkan untuk memberi pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, sekaligus mendukung kinerja guru. Ini membutuhkan perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor,” tambahnya.

Rakor ini menjadi momentum krusial bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen untuk menyelaraskan langkah dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di Sulawesi Tenggara. Konsolidasi ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di Bumi Anoa.

Melalui langkah ini, BPMP Sultra berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pusat dapat terimplementasi secara efektif di daerah. Fokus utamanya tetap konsisten: menempatkan karakter peserta didik sebagai fondasi pembangunan manusia yang tangguh dan berdaya saing global.

BACA JUGA :  DPRD Kota Kendari Minta Kebijakan Sekolah Tatap Muka Jika Kasus Covid-19 Turun